Kesal Tak Dibayar, PSK Ini Nekat Bawa Kabur Motor Teman Kencannya

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 01 Oktober 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 610 2286439 kesal-tak-dibayar-psk-ini-nekat-bawa-kabur-motor-teman-kencannya-vkXStUdsqn.jpg Pelaku HE saat diperiksa polisi (foto: iNews/Era)

PALEMBANG - Seorang wanita di Palembang nekat melarikan sepeda motor milik teman kencannya, gara-gara tidak dibayar usai berhubungan intim, dan korban bernama JA (38) warga Jalan AKBP H Umar Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning melapor ke pihak kepolisian.

Kini HE (30), seorang pekerja seks komersial (PSK) terpaksa harus merasakan dinginnya hotel prodeo setelah ditangkap polisi, karena membawa kabur motor teman kencannya. Hal itu dilakukan pelaku karena korban tak mau membayar setelah berhubungan intim dengannya.

Dihadapan petugas Polsek Sukarami, Palembang, ibu dua anak ini mengatakan kejadian itu berawal dari perkenalannya dengan korban berinisial JA (38) di sebuah tempat hiburan malam yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Senin 28 September 2020.

 penangkapan

Setelah itu, keduanya pun sepakat berkencan di sebuah penginapan yang berada di Pulo Gadung, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang. Di tempat itu, mereka berhubungan intim.

"Kami awalnya sama-sama mabuk. Saat sudah sadar saya minta bayaran yang dijanjikan sebesar Rp800 ribu. Tapi dia tak mau bayar," kata HE.

Kesal karena korban tak mau membayar, ia pun mengambil kesempatan saat korban tengah tertidur, dengan menguncinya di dalam kamar serta membawa kabur sepeda motor NMAX milik korban.

"Motor itu saya serahkan orang untuk menjualnya. Katanya sih terjual Rp5 juta, tapi saya hanya dikasih Rp500 ribu," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami, Palembang, AKP Satria Dwi Darma saat dikonfirmasi mengatakan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari korban yang mengaku sepeda motornya dibawa lari oleh pelaku usai keduanya berhubungan intim.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan pelaku di kediamannya di daerah Jalan Faqih Usman, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang.

"Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Hal itu dilakukannya karena kesal dengan korban yang tak mau membayar meski sudah dilayani pelaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini