Kecanduan Film Porno, Ayah Ini Tega Lecehkan Anak Kandungnya

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 02 Oktober 2020 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 610 2287061 kecanduan-film-porno-ayah-ini-tega-lecehkan-anak-kandungnya-L6ygAFh85t.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PALEMBANG - Bejat kata yang pantas disematkan untuk HR (39), seorang ayah di Kecamatan Sako, Palembang tega mencabuli anak kandungnya selama 10 tahun hingga korban kini berusia 18 tahun. Hal itu dilakukan pelaku yang kecanduan menonton film porno.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji mengatakan, kasus pencabulan ini terungkap setelah ibu korban yang juga istri dari pelaku melapor ke polisi atas aksi bejat suaminya.

"Setelah dilakukan penyelidikan pelaku akhirnya ditangkap," kata Anom, Kamis (1/10/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Anom, perbuatan cabul pelaku itu sudah dilakukannya sejak anaknya kelas 2 Sekolah Dasar (SD) atau berusia 18 tahun, hingga kini sudah berusia 18 tahun.

 Pemerkosaan

Aksi bejat itu kemudian terungkap setelah korban sempat berteriak saat pelaku kembali melakukan aksi terakhirnya. Namun, pelaku langsung mengancam menggunakan senjata tajam agar korban diam dan tidak menceritakan perbuatan yang telah dilakukan pelaku kepada orang lain.

"Teriakan itu rupaya didengar oleh istri pelaku bernisial LM (37), dan kemudian meminta korban bercerita tentang apa yang dialaminya," katanya.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam korban saat melakukan perbuatan cabul itu.

"Pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Pelindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," katanya.

Sementara pelaku HR, mengaku menyesal atas perbuatan cabul yang dilakukan kepada anak pertamanya itu. Perbuatan itu menurutnya dilakukan karena dirinya khilaf akibat sering menonton film porno.

"Saya sering menonton film porno, mungkin karena film itu saya khilaf," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini