Kemenkes Ingin Ada Satgas Pengawas Protokol Kesehatan di Pesantren

Agregasi Sindonews.com, · Jum'at 02 Oktober 2020 23:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 512 2287664 kemenkes-ingin-ada-satgas-pengawas-protokol-kesehatan-di-pesantren-ozANAQKk07.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PURWOKERTO - Santri harus disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-29. Sebab, jika abai dengan protokol kesehatan, maka pondok pesantren bisa menjadi klaster baru penularan Covid-19.

KoordinatorTask ForcePenanganan Covid-19 Jateng dari Kementerian Kesehatan, Jajang Edi Priyatno menuturkan, semua pihak mesti waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir. "Jangan lupa pakai masker, menjaga jarang dan sering mencuci tangan pakai sabun," ujarnya saat mengunjungi Pesantren Al Hidayah, Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (2/10/2020).

Staf Khusus Menteri Kesehatan itu memastikan protokol kesehatan harus diterapkan dengan benar di pondok pesantren. Untuk itu perlu dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengawas Protokol Kesehatan di setiap pondok pesantren. “Satgas inilah yang memantau dan mendisiplinkan pelakasanaan protokol kesehatan di pesantren,” katanya didampingi tenaga ahli Menkes, Andi dan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo.

Masalah protokol kesehatan di pesantren mendapat perhatian serius Kementerian Kesehatan. Karenanya,Task ForcePenanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan singgah di beberapa pesantren dalam 3 hari kunjungan ke Jateng.

Task Force mengunjungi Ponpes Al Istiqomah Petanahan dan Ponpes Nurul Hidayah Kebumen dilanjutkan ke Ponpes Al Hidayah Banyumas. Dalam kunjungan itu diserahkan bantuan masker, sprei, selimut, bed cover, hand sanitizer,face shield dan sembako.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini