Polisi Temukan 4 Botol Miras dalam Kecelakaan Maut di Sleman

Agregasi Sindonews.com, · Sabtu 03 Oktober 2020 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 510 2287975 polisi-temukan-4-botol-miras-dalam-kecelakaan-maut-di-sleman-ScA0cFWPY0.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

SLEMAN - Petugas menemukam empat botol minuman keras (miras) di dalam mobil Honda Mobilio bernomor polisi H 8571 RG yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Magelang Km 6,9 Glondong, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (3/10/2020) pagi pukul 06.00 WIB. Kecelakaan ini menyebabkan empat korban meninggal dunia dan sejumlah orang mengalami luka-luka.

Atas temuan ini, polisi masih melakukan penyelidikan, apakah kecelakaan tersebut, karena pengemudi mobil Mobilio H 8571 RG Wirangga Arrazi, 16 warga Sawah Besar,Kaligawe, Semarang, Jawa Tengah saat mengemudi di bawah pengaruh alkohol.

Kecelaaan tersebut menyebabkan empat dari tujuh penumpang mobil Mobilio meninggal dunia di lokasi kejadian. Untuk dua penumpang lain dan pengemudi masih dalam perawatan di RSUD Sleman. Sedangkan pengemdi Xpander, Noor Jahid, 58 warga Sungainangka, Balikpapan, Kalimamtan Timur mengalami luka sobek di dahi dan lecet pada punggung kiri dan dirawat di RS Akademi UGM.

Baca Juga:  Ini Identitas 4 Korban Tewas dalam Kecelakaan Maut di Sleman

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Sleman Iptu Galan Ade Darmawan mengatakan apakah ada indikasi kecelakaan lalu lintas ini karena pengaruh narkoba, masih melakukan penyelidikan. Namun, saat melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan empat botol miras di dalam mobil Mobilio.

Dua botol miras pabrikan dan dua miras oplosan dalam botol bekas air mineral 1,5 liter. Dari empat botol itu, satu botol sudah diminum sebab tinggal sepertiga dari botol tersebut

“Saat ini masih kita dalami karena korban yang selamat saat ini masih mendapat perawatan medis, sehingga belum bisa dimintai keteragan, termasuk menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit apakah ada kandungan alkohol di tubuh mereka,” jelas Galan, usai olah TKP, Sabtu (3/10/2020).

Dari pemeriksaan di dalam mobil Mobilio ada tujuh orang, satu pengendara dan enam penumpang. Mereka warga Sawah Besar, Kaligawe, Semarang. Mereka berangkat dari Semarang pukul 03.00 WIB dan rencananya akan ke pantai Indrayanti, Gunungkidul. Dari jumlah itu, empat penumpang meninggal dunia, karena mengalami luka cukup parah di kepala.

Baca Juga:  2 Mobil Kecelakaan di Sleman, 4 Orang Tewas

Empat penumpang yang meninggal, Rizki Badrul Tamam, 19, Dava, 14, Satria Danda, 14 dan Abil, 16. Dua penumpang yang masih mendapat perawaran di RSUD Sleman, yakni Rizky Ari Putra, 16 dan Tio Rangga Wibowo, 16 serta pengemudi Wirangga Arrazi, 16 mengalami luka kaki kiri memar, lutut kaki kiri lecet dan kepala bagian belakang.

“Untuk pengemudi Xpander B 2004 BZP Noor Jahid mengalami luka sobek pada dahi dan lecet pada punggung kiri dirawat di RSA UGM,” jelasnya.

Menurut Galan, karena kerasnya benturan, mobil Mobilio terlempar 25 meter saat itulah para penumpang terlempar lima meter dari lokasi. Indikasi awal para penumpang itu terlempar karena tidak memakai sabuk pengaman.

“Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat utamakan keselamatan, lihat kondisi dan perlengkapan kendaraan serta mematuhi SOP saat berkendara,” paparnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini