Pakai Sabu demi Stamina, Kakek 6 Cucu Ditangkap Polisi

Berrie Brima, iNews · Minggu 04 Oktober 2020 14:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 04 610 2288204 pakai-sabu-demi-stamina-kakek-6-cucu-ditangkap-polisi-yWylS08SBW.jpg (Foto: Berrie Brima)

PRABUMULIH – Seorang kakek ditangkap polisi karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu. Kakek enam cucu asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan itu ditangkap saat mengantarkan barang pesanan kepada pembeli.

Komsit (55) ditangkap Tim Macan Putih Satres Narkoba Polres Prabumulih. Dari tangan kakek tersebut, diamankan sabu seberat 20.77 gram yang terbungkus dalam kantong.

Pelaku ditangkap di Jalan Basuki Rahmat Simpang 3 Sukaraja, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan. Demi kepentingan penyelidikan, warga Jalan Cempedak RT 06 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu mendekam di ruang tahanan Polres Prabumulih.

Berdasarkan pengakuan Komsit, dirinya hanya jadi kurir untuk mengantarkan barang haram ke pembeli. Namun, selain jadi kurir, sudah sebulan dirinya juga mengkonsumsi sabu.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

“Tadi saya hanya membeli sabu paket Rp500 ribu dan akan dikonsumsi bersama teman. Saat sedang transaksi pemilik sabu itu menitipkan barang di tas saya, dan saat lagi di atas motor datang polisi lalu menangkap saya. Sabu-sabu itu milik Didi, bukan milik saya,” kata dia di halaman Mapolres Prabumulih, Minggu (4/10/2020).

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi, Polisi Temukan Granat Aktif di Kampung Narkoba

Komsit menambahkan, dirinya nekat mengkonsumsi sabu untuk stamina saat berjaga malam. “Buat stamina biar tidak ngantuk. Kenal Sabu-sabu dari teman dan sehingga menjadi pecandu,” jelasnya.

Kasat Narkoba AKP Fadilah Ermi mengatakan, Komsit masuk dalam kurir jaringan narkoba di Kota Prabumulih. Penangkapan Komsit berawal dari laporan masyarakat.

“Dari laporan masyrakat langsung ditindaklanjuti ke TKP. Dan terlihat Komsit yang lagi duduk di atas motor, lalu petugas melakukan penangkapan. Dari penggeledahan didapati di dalam tas selempang warna coklat yang dipakai ditemukan paket sedang Narkotika jenis sabu,” terangnya.

Pemasok sabu bernama Didi kini masih dalam pengejaran. Dari hasil operasi tangkap tangan itu, pihaknya berhasil menyelamatkan 150 jiwa orang akibat penyalagunaan narkoba.

“Pelaku merupakan kurir narkoba. Untuk pelaku kita ancam Pasal 114 Ayat 2 dan 112 Ayat 2 dengan hukuman penjara minimal paling lama 6 tahun,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini