Trump: Terinfeksi Corona Adalah Berkah dari Tuhan

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 08 Oktober 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 08 18 2290370 positif-corona-trump-sebut-kondisinya-berkah-dari-tuhan-wx535svkBM.jpg Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Twitter)

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sudah kembali bekerja di Gedung Putih, menggelar pengarahan di Kantor Oval, hanya beberapa hari setelah dia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Trump sempat dirawat di Pusat Medis Militer Walter Reed di Washington DC, setelah didiagnosis positif virus corona pada Kamis (1/10/2020). Dia diizinkan pulang setelah dirawat selama empat hari, dan mengatakan bahwa saat ini dirinya dalam keadaan “baik”.

BACA JUGA: Trump dan Istrinya Dinyatakan Positif Covid-19

Dalam video yang diunggah di Twitter pada Rabu (7/10/2020), Trump mengatakan bahwa dia merasa “luar biasa”, memuji obat yang diproduksi Regeneron Pharmaceuticals, sebagai perawatan yang membuat kondisinya saat ini jauh lebih baik. Trump mengatakan bahwa dia ingin semua warga AS memiliki akses ke perawatan yang dia terima selama dirawat di Walter Reed, menyebut obat-obatan itu sebagai “penyembuh”.

Trump juga mengatakan bahwa kondisinya yang positif virus corona adalah “berkah dari Tuhan” karena mengungkap pengobatan yang efektif untuk mengobati virus corona.

"Saya pikir ini adalah berkah dari Tuhan saya terinfeksi, ini adalah berkah tersembunyi. Saya terinfeksi, saya mendengar tentang obat ini, saya berkata biarkan saya meminumnya dan itu luar biasa," kata Trump.

BACA JUGA: Covid-19 Mewabah, Gedung Putih Disebut "Lebih Berbahaya" dari Korea Utara

Melanjutkan pesannya, Trump kembali menyerang China atas pandemi Covid-19 yang terjadi, menyebut negara itu akan membayar harga yang besar.

Dokter Gedung Putih, Sean Conley mengatakan bahwa kesehatan Trump saat ini dalam keadaan baik, dan dia tidak lagi mengalami demam dalam empat hari terakhir.

"Pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vitalnya, termasuk saturasi oksigen dan laju pernapasan, semuanya tetap stabil dan dalam kisaran normal," kata Conley dalam laporan kesehatan yang dilansir BBC.

"Kami akan terus memantau secara ketat dan saya akan mengabari Anda jika saya tahu lebih banyak," tambahnya.

Sementara itu beberapa staf senior Gedung Putih yang masuk dalam lingkaran dalam atau yang dekat dengan Trump telah dinyatakan positif Covid-19. Penasihat Presiden Stephen Miller menjadi pejabat seior terbaru yang terinfeksi virus tersebut, sebelumnya Sekretaris Pers Kayleigh McEnany, mantan penasihat Kellyanne Conway, Manajer Kampanye Bill Stepien, dan Penasihat Kampanye Chris Christie juga telah dinyatakan positif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini