TGPF Kasus Intan Jaya Evaluasi Seluruh Kegiatan Pasca-Anggota Ditembak KKB

Chanry Andrew S, iNews · Sabtu 10 Oktober 2020 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 10 340 2291509 tgpf-kasus-intan-jaya-evaluasi-seluruh-kegiatan-pasca-anggota-ditembak-kkb-BtSJdqmj9l.png Tim anggota TGPF saat dirawat di RSUD (foto: Screenshoot video)

JAYAPURA - Satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Intan Jaya, Bambang Purwoko dan Anggota Satgas Apter Hitadipa, Sersan Satu TNI Faisal Akbar, yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua dievakuasi ke Jakarta.

“Anggota TGPF dan anggota TNI yang terluka dalam penyerangan kemarin sore telah kami evakuasi ke Jakarta, untuk perawatan pengobatan lebih lanjut,” kata Wakil Ketua TGPF, Sugeng Purnomo, yang juga Deputi bidang Hukum dan HAM Kemenko Polhukam, di Jayapura, Sabtu (10/10/2020).

 Baca juga:

Alasan UGM Pilih Bambang Purwoko, Anggota TGPF yang Ditembak di Papua

Anggota TGPF Korban Penembakan KKB di Intan Jaya Dievakuasi ke Jakarta 

Evakuasi Anggota TGPF Korban Penembakan KKB Dilakukan 2 Tahap

Kedua korban dievakusi dengan Helikopter Caracal TNI AU dari Sugapa, Intan Jaya pada pukul 07.00, dilanjutkan dengan proses pemindahan ke pesawat Boeing TNI AU di Bandara Timika. Kemudian pada pukul 08.22 WIT dengan pesawat TNI AU menuju Jakarta dengan rute Timika-Hasanuddin-Jakarta.

Diketahui, Bambang Purwoko yang juga Dosen dan Peneliti dari Universitas Gadjah Mada, itu mengalami luka tembak pada bagian kaki, sedangkan Sersan Satu Faisal tertembak dibagian pinggang.

 

Sugeng menekankan, bahwa saat ini prioritas tim TGPF yang dibentuk oleh Menko Polhukam ini adalah evakuasi untuk keselamatan dan perawatan, yang telah berjalan aman dan lancar.

“Tim sedang mengevaluasi seluruh kegiatan yang berjalan, dan terutama mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan. Tentunya tanpa mengurangi misi memperoleh informasi yang terang tentang kasus ini,” lanjutnya.

Sementara itu, tim investigasi yang berada di Jayapura pagi ini, yang antara lain beranggotakan Makarim Wibisono dan Constan Karma bertemu tokoh Masyarakat/Mantan Bupati Paniai, a.n. Naftali Yogim. Tokoh Papua ini yang membentuk Kabupaten Intan Jaya, yang menjadi lokasi terjadinya penembakan terhadap pendeta Yeremias, warga sipil dan dua anggota TNI bulan September lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini