Ingin Bermalam di Rumah Pacar, Kedok Polisi Gadungan Terbongkar

Kuntadi, Koran SI · Rabu 14 Oktober 2020 02:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 510 2293175 ingin-bermalam-di-rumah-pacar-kedok-polisi-gadungan-terbongkar-5p2BtqV08Q.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

GUNUNGKIDUL – Gara-gara ingin menginap di rumah pacarnya, seorang polisi gadungan RD (41) warga Ciracas, Jakarta Timur diamankan petugas kepolisian Sektor Wonosari, Gunungkidul. Dia terancam pidana karena telah memalsukan dokumen kependudukan.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kasus ini bermula saat RD datang ke rumah pacarnya Her (38) warga Wonosari, Gunungkidul pada Minggu 11 Oktober 2020. Keduanya sudah lama berpacaran dan tingkah lakunya sudah seperti layaknya suami istri.

Lantaran sudah malam, RD berniat menginap di rumah Her dan meminta izin kepada ketua RT. Dia menyerahkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan nama Bintang Erlangga dengan status pekerjaan sebagai polisi. Namun, keinginan ini ditolak karena status Her belum resmi bercerai dengan suaminya.

Permasalahan inipun dibawa ke rumah kepala dukuh. Hasilnya sama, antara dukuh dan RT tidak mengizinkan RD menginap. Tanpa sepengetahuan RD, masalah ini dilaporkan ke Babinkamtibmas untuk mengecek kebenaran status dari RD sebagai polisi.

 penangkapan

“Saat anggota mengecek diketahui, kalau namanya aslinya RD bukan Bintang Erlangga. Dia juga bukan polisi,” kata Kapolsek Wonosari, Kompol Mugiman, Selasa (13/10/2020).

Lantaran memalsukan dokumen, RD dan Her dibawa ke Mapolsek Wonosari. Polisi juga menyita barang bukti KTP palsu, dan fotocopty kartu keluarga atas nama RD dengan status duda.

“Dokumen itu dipalsukan dengan meminta tolong mahasiswa di Yogyakarta,” katanya.

Saat ini Her sedang hamil satu bulan, setelah melakukan hubungan badan dengan RD. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 284 KUHP tentang Perzinaan dengan ancaman 9 bulan penjara. RD juga terancam pasal 93 UU 24 tahun 2013 tentang Perubahan Atas UU no 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp75 juta.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini