Hendak Ikut Demo UU Ciptaker, 36 Anak di Bawah Umur Diamankan

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 13 Oktober 2020 21:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 519 2293161 hendak-ikut-demo-uu-ciptaker-36-anak-di-bawah-umur-diamankan-GgdXZCMdx3.jpeg Boca di bawah umur yang diamankan polisi (foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA MALANG - Polisi mengamankan 36 anak yang bermaksud hendak mengikuti demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Kota Malang.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menyebut, seluruh pelajar yang diamankan ini hanya termakan ajakan ikut demonstrasi pada Selasa (13/12/2020) siang.

“Tadi mengamankan 36 orang ini anak - anak semua. Kita mengamankan, saat ada unjuk rasa Aliansi Relawan Kota Malang itu menyisir di sekitaran stasiun, daerah hotel tugu, ternyata ada beberapa anak - anak berkumpul mau ikut demo,” ujar Azi saat ditemui di Mapolresta Malang Kota.

 Baca juga:

Ditinggal Pemiliknya, Polisi Amankan 33 Motor Usai Demo Omnibus Law

Demo UU Ciptaker Usai, Petugas Mulai Bersihkan Tugu Tani

Dari penuturan Azi, 36 orang yang diamankan masih berstatuskan pelajar dan anak – anak dengan usia kisaran 14 hingga 17 tahun.

“Mayoritas anak - anak tapi ada yang pelajar, ada yang pengangguran,” imbuhnya.

Dari pemeriksaan di percakapan whatsapp ke- 36 orang tersebut diketahui ada yang pernah ikut demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja yang berakhir rusuh pada Kamis 8 Oktober 2020.

 

Mayoritas dari 36 anak ini mendapat pesan berantai ajakan mengikuti dari whatsapp, beberapa di antaranya juga hadir karena inisiatif pribadi.

“Ada yang pernah ikut (demonstrasi) di tanggal 8 Oktober kemarin. Ada ajakan, ada yang inisiatif, kebanyakan dari ajakan chat kita semua. Dapat pesan dari WA, mereka buat grup masing-masing ada yang di-chat pribadi,” tuturnya.

Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut, apakah dari 36 anak tersebut ada yang terbukti melakukan tindak pidana pengerusakan terkait demonstrasi pada 8 Oktober 2020 lalu. Pihaknya juga memastikan akan memanggil orang tua ke 36 anak ini.

“Kita akan lakukan pemeriksaan, nanti ada yang terkait tindak pidananya akan ditindaklanjuti. Kita pemeriksaan 1 x 24 jam, apabila ada terkait tindak pidana kita lakukan penahanan kalau tidak ya kita pulangkan. Karena anak – anak tetap dipanggil (orang tua masing-masing),” terangnya.

Selain memintai keterangan lanjut Azi, ke 36 anak yang belum sempat mengikuti demonstrasi pada Selasa ini juga telah dilakukan rapid test.

“Kita mencegah terlebih dahulu daripada menyusup. Sudah dilakukan rapid test semuanya oleh Dokkes,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini