Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19, Aktivis Anti-Masker Ditangkap

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 14 Oktober 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 519 2293224 ambil-paksa-jenazah-positif-covid-19-aktivis-anti-masker-ditangkap-iJyJ9l7P9G.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANYUWANGI - Gara-gara mengambil paksa jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, aktivis anti masker di Kabupaten Banyuwangi, Yunus Wahyudi ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan Polresta Banyuwangi.

Penangkapan terhadap aktivis anti masker tersebut, dilakukan petugas Polresta Banyuwangi, pada Selasa (13/10/2020) malam, setelah sebelumnya yang bersangkutan mengambil paksa jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng.

Aksi pengambilan paksa jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, viral di media sosial. Aktivis anti masker yang merupakan warga Dusun Kaliboyo, Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi tersebut, dalam tayangan video yang tengah viral, nampak marah dan membentak petugas kesehatan serta dokter di RSUD genteng.

 Baca juga:

Sudah 6 Minggu 94 Kabupaten/Kota Masuk Zona Oranye Covid-19

65% Kabupaten/Kota di Indonesia Zona Oranye Covid-19, Satgas Sebut Pemda Lengah

Meski telah dijelaskan oleh petugas RSUD Genteng, namun Yunus tetap bersikeras meminta jenazah terkonfirmasi Covid-19. Bahkan, Yunus datang ke RSUD Genteng, dengan mengabaikan protokol kesehatan. Aksinya tersebut sempat ditegur oleh keluarga pasien yang merasa terganggu.

Video yang viral tersebut, mengundang reaksi sejumlah pihak untuk melaporkan aksi koboi aktivis anti masker ini ke polisi. Aksi koboi tersebut dinilai sudah meresahkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini