Dituding Sakit Jiwa, Seorang Ibu Setahun Lebih Dikurung di Toilet

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 15 Oktober 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 15 18 2294163 dituding-sakit-jiwa-seorang-ibu-setahun-lebih-dikurung-di-toilet-oTIrPyeWI6.jpg Ilustrasi. (Foto: Boldsky)

SEORANG ibu rumah tangga berusia 35 tahun di Haryana, India dikurung di dalam toilet selama satu setengah tahun sebelum akhirnya dibebaskan oleh polisi pada Rabu (14/10/2020). Kasus ini menjadi salah satu contoh nyata kasus kebrutalan terhadap perempuan yang marak terjadi di India.

Suami perempuan itu mengklaim istrinya mengalami gangguan jiwa, namun, orang-orang yang menyelamatkannya membantah tuduhan tersebut.

BACA JUGA: Tak Ada Bayi Perempuan yang Lahir di 132 Desa, Otoritas India Lakukan Penyelidikan

Menurut Naresh, suami perempuan itu, kondisi kesehatan istrinya tidak menunjukkan perbaikan meski telah mengunjungi beberapa dokter, sehingga dia mengambil tindakan yang ekstrem. Dia mengklaim istrinya tidak mau mendengarkan petunjuk-petunjuknya.

“Kami menemukannya terkunci di dalam toilet. Selama penyelidikan, ditemukan bahwa dia telah hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi selama satu setengah tahun terakhir. Dia bahkan tidak diberikan makan dan minum yang baik,” kata Petugas Perlindungan Perempuan dan Pelarang Pernikahan Anak Rajni Gupta, yang memimpin upaya penyelamatan di Desa Rishipur itu, sebagaimana dilansir Sputnik.

BACA JUGA: Karantina di Sekolah, Wanita India Diperkosa 3 Pria

Kepala Polisi Sanoli, Surender Dahiya mengatakan bahwa Naresh kini dikenai pasal kekerasan dalam rumah tangga hukum pidana India. Pasangan itu dilaporkan telah menikah selama 17 tahun dan memiliki tiga anak.

Negara Bagian Haryana termasuk di antara tiga negara bagian terburuk di India dalam hal kejahatan terhadap perempuan, menurut data Biro Catatan Kejahatan Nasional (NCRB). Tingkat kejahatan terhadap wanita di negara bagian itu adalah 108,5 (per 100.000 orang) pada 2019. Dua negara bagian lain yang masuk dalam daftar tersebut adalah Assam dan Rajasthan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini