Pasien Covid-19 Menurun, Wali Kota Malang Sebut 90% Warganya Tertib Masker

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 15:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 519 2294743 pasien-covid-19-menurun-wali-kota-malang-sebut-90-warganya-tertib-masker-Ue8SWo5aOw.jpg Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA MALANG – Angka penambahan pasien positif Covid-19 di Kota Malang semakin menurun. Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, angka kesadaran warganya dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 telah meningkat hingga 90 persen.

“Sudah 90 persen. Alhamdulillah, ini karena disiplin. Disiplin terbangun karena kesadaran. Sekarang saya lihat orang bersepeda pakai masker, orang berkerumun juga sudah pakai masker karena sudah sadar,” ujar Sutiaji ditemui media pada Jumat (16/10/2020).

Selain kedisiplinan penerapan protokol kesehatan Covid-19, Sutiaji mengatakan, pemulihan para pasien positif Covid-19 di Kota Malang juga berjalan maksimal. Salah satu terapi yang dilakukan yakni terapi prebiotik kepada pasien suspek yang akan menjalani tes swab.

Sutiaji.

"Jadi, sebelum di-swab, teman-teman (petugas kesehatan) pakai terapi prebiotik. Dari terapi itu, banyak yang hasil tesnya negatif. Padahal, rata-rata kita di angka 32 persen. Katakan, yang di-swab 100 itu, 32-nya kena atau positif. Tapi dengan pakai itu (terapi prebiotik), alhamdulillah hanya tiga atau empat kasus yang positif dari 100 orang itu," paparnya.

Baca juga: Doni Monardo: Aman, Iman, dan Imun Jadi Kunci Selamat dari Covid-19

Dengan kondisi penekanan angka kasus yang terus membaik ini, dia optimis Kota Malang akan keluar dari zona oranye menuju zona kuning, bahkan menuju zona hijau.

“Insya Allah protokol kesehatan lainnya juga disiplin. Dengan begini, masalah ekonomi, sosial, kegiatan di majelis yang sebelumnya dilarang akan mulai diizinkan kembali. Itu karena masyarakat disiplin," tukasnya.

Dari informasi Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang, terdapat penambahan 8 pasien Covid-19 pada Kamis 15 Oktober 2020. Total hingga Jumat 16 Oktober 2020, terdapat total 1.904 kasus positif Covid-19, dengan 187 pasien meninggal, 54 dalam pemantauan, dan 1.663 orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan angka pasien suspek Covid-19 mencapai 2.668 orang, 147 orang isolasi di rumah sakit, 65 orang isolasi rumah, 83 orang meninggal dunia, dan 2.373 orang berstatuskan discarded.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini