Kepala BNPB Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Pameungpeuk Garut

Qur'anul Hidayat, Okezone · Jum'at 16 Oktober 2020 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 525 2294509 kepala-bnpb-tinjau-lokasi-banjir-dan-longsor-di-pameungpeuk-garut-Xg3YF7uWvp.jpg Kepala BNPB, Doni Monardo. (Foto: Video BNPB)

JAKARTA - Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 15 Oktober 2020. Dalam kunjungannya, Doni didampingi Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Doni mengatakan, bencana alam itu berdampak pada sejumlah kerusakan rumah warga. Rinciannya, 154 rumah rusak berat, 217 rumah rusak sedang dan 268 rusak ringan.

Selain itu, terdapat juga kerusakan fasilitas umum, seperti jembatan, rumah ibadah, sekolah dan jalan.

"Masyarakat yang terdampak cukup banyak, mereka sementara saja di pengungsian. Mereka sudah kembali ke rumah dan sebagian di rumah keluarga, yang dikhawatirkan tentang Covid-19, mudah-mudahan tidak terjadi di wilayah Garut," kata Doni di lokasi.

Doni Monardo.

Doni mengungkapkan, Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran dana rekonstruksi dan rehabilitasi rumah warga yang rusak. Adapun rumah rusak berat mendapat bantuan Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp15 juta.

Doni menilai, masyarakat setempat sudah semakin tangguh dan terbiasa menghadapi bencana alam. Hal itu membangkitkan optimisme tentang ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Baca juga: 20 Desa di Garut Terdampak Banjir, 2.180 Rumah Terendam

"Hal buat kita optimis adalah ketangguhan masyarakat, masyarakat tebiasa dan terlatih, pada 11 Oktober malam hingga 12 Oktober dini hari, masyarakat saling beri informasi mengantisipasi turunnya air bah. Saat kejadian warga sudah berada di tempat tinggi," ujarnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini