Viral Bayi 17 Bulan Hilang di Malang, Begini Ciri-cirinya

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 17 Oktober 2020 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 519 2295155 viral-bayi-17-bulan-hilang-di-malang-begini-ciri-cirinya-dr4Lyl6qWC.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MALANG - Seorang balita berusia 17 bulan di Malang viral di media sosial, setelah dilaporkan hilang usai keluar dari rumah neneknya. Balita bernama Bagus Setia Ramadhan tinggal bersama orang tuanya di Gang Makmur, RT 17, RW 05, Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Bagus dilaporkan hilang pada Kamis 15 Oktober 2020, pukul 13.30 WIB. Hilangnya Bagus viral di media sosial. Akun Facebook Info Malang Raya menggunggah informasi hilangnya balita tersebut Jumat kemarin.

Dalam unggahannya, Info Malang Raya menuliskan keterangan kronologi hilangnya balita tersebut, lengkap dengan foto Bagus yang terakhir menggunakan pakaian warna kuning dan celana putih.

Bayi hilang.

"Bagus hilang hari kamis 15 Oktober 2020 sekitar pukul 13:45 WIB. Seorang Batita bernama Bagus Ramadhan terakhir terlihat bermain di seputaran aliran sungai irigasi kecil di area belakang Pasar Bululawang tepatnya di RT 17 RW 05. Ciri ciri terakhir terlihat memakai baju warna kuning celana putih," tulis admin akun tersebut.

"Info selanjutnya, relawan dari kota maupun Kabupaten Malang berencana mencari korban pada hari Jumat 16 Oktober 2020 di mulai pagi hari dengan melakukan penyisiran lokasi, demikian info yang kami terima. Semoga ananda Bagus Setia Ramadhan ditemukan dengan selamat terimakasih," tulis akun tersebut kembali.

Baca juga: Pamit Bermain Bersama Teman, Sherihan Hilang Sejak 28 September

Kapolsek Bululawang Kompol Pujiono saat dikonfirmasi Okezone, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya menerima laporan kehilangan Bagus dari keluarganya pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WIB. 

"Hilangnya sekitar pukul 13.30-14.00 WIB Kamis siang 15 Oktober 2020, lalu pukul 15.00 WIB sorenya itu laporan ke Polsek. Kita kroscek dan penyelidikan," ujar Pujiono saat dihubungi Sabtu (17/10/2020) pagi. 

Sejak menerima laporan tersebut, Pujiono bersama jajarannya dibantu sejumlah elemen masyarakat telah melakukan pencarian hingga Sabtu pagi ini.  

"Sampai pagi ini belum ditemukan. Ini kami masih di lapangan melakukan pencarian," tutupnya. 

Bagi siapapun yang mengetahui ciri ciri di atas harap menghubungi kantor polisi terdekat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini