Tertabrak Kereta, Pria di Tasikmalaya Lolos dari Maut Gara-Gara Ini

INews.id, · Sabtu 17 Oktober 2020 22:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 17 525 2295314 tertabrak-kereta-pria-di-tasikmalaya-lolos-dari-maut-gara-gara-ini-2bsW0ahQla.jpg Foto: iNews

TASIKMALAYA – Juju Juanda (52) hampir kehilangan nyawanya. Warga Lengkong Kaler, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya itu tertabrak kereta kereta di rel dekat Pasar Pancasila, Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2020)

Ajaibnya, meski sempat masuk ke kolong lokomotif, korban selamat dan hanya mengalami luka di bagian kepala hingga bercucuran darah. Juju langsung dilarikan ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya untuk mendapatkan perawatan medis. 

Saksi mata di lokasi kejadian, Hendra mengatakan, sebelum kejadian, korban tampak menyusuri rel kereta. Saat kereta lokomotif CC 206-1395 yang berangkat dari Stasiun Banjar menuju Stasiun Tasikmalaya nyaris masuk rel dekat Pasar Pancasila, dia sudah memperingatkan korban bahwa kereta sudah mendekati kawasan itu. 

Namun, korban yang berada di tengah rel sempat kebingungan. Korban yang sadar melihat kereta, langsung berusaha lari menyelamatkan diri. Namun, korban malah tersambar kereta hingga masuk ke kolong lokomotif.

Baca juga: Maut di Perlintasan Kereta Api, 6 Nyawa Melayang

Hendra dan warga di sekitar lokasi kejadian awalnya mengira korban sudah meninggal karena masuk ke kolong lokomotif. Namun, korban ternyata selamat.

“Korban selamat dan hanya mengalami luka di bagian kepala hingga bercucuran darah. Korban sudah dibawa ke rumah sakit tadi,” kata Hendra. 

Sementara itu, petugas palang pintu perlintasan kereta Pasar Pancasila, Agi Haryadi mengatakan, sebelum kejadian, lokomotif sudah membunyikan klakson dan warga pun sudah berteriak untuk memperingatkan korban. Namun, pejalan kaki tersebut diduga kebingungan sehingga langsung disambar kereta yang melintas. 

“Kondisi korban mengalami luka di bagian kepala. Korban sudah dibawa ke IGD RSUD Dokter Soekardjo Tasikmalaya untuk diberikan perawatan,” kata Agi Haryadi. 

Sementara hingga saat ini, korban masih mendapat penanganan medis di IGD RSUD Dokter Soekardjo. Keluarga korban tak kuasa menahan tangis dan histeris melihat kondisi korban dan masih terlihat trauma. Rencananya korban menjalani pemeriksaan CT Scan untuk memastikan kondisinya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini