Proyek Jembatan Senilai Rp25,9 Miliar Ambruk di Pangkalpinang, Ini Penyebabnya

Haryanto, iNews · Senin 19 Oktober 2020 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 340 2295832 proyek-jembatan-senilai-rp25-9-miliar-ambruk-di-pangkalpinang-ini-penyebabnya-SDJORIVjz0.jpg Proyek jembatan di Pangkalpinang ambruk. Foto: Haryanto

PANGKALPINANG - Proyek jembatan senilai Rp25,9 triliun ambruk di Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Pangkalpinang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan ambruknya jembatan tersebut disebabkan human error.

Ia menjelaskan hal itu disebabkan tergulingnya salah satu balok jerder penghubung antara dua sisi pondasi jembatan, yang kemudian disusul balok-balok lainnya pada saat sedang dalam proses pengerjaan.

"Ini adalah penyebabnya human erorr berkaitan dengan masalah sedang pemasangan balok jerder," ujarnya.

"Karena terjadi terguling dia, sehingga berpengaruh kepada yang lain. Akibatnya jatuh sebuah balok jerder itu," tambah Suparlan.

Sementara PT Karya Mulia Nugraha selaku kontraktor diminta bertanggungjawab atas insiden itu dan mesti tetap mengerjakannya hingga selesai.

Baca Juga: Konstruksi Tol Cibitung-Cilincing Ambruk, 8 Pekerja Terluka

Suparlan mengatakan Jembatan Air Kerabut atau Jerambah Gantung itu merupakan proyek untuk menghubungkan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.

Jembatan itu mulai dibangun pada 22 April 2020 dan ditargetkan selesai 17 Desember 2020. Proyek tersebut didanai oleh APBD Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2020.

Namun ketika sedang pengerjaan, jembatan yang direncanakan sebagai ikon Kota Pangkalpinang ini ambruk pada Jumat 16 Oktober 2020 malam. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun dua pekerja proyek mengalami luka di bagian kaki.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini