Unjuk Rasa Jadi Klaster Covid-19, Ganjar: Demonya Diganti

Taufik Budi, Okezone · Senin 19 Oktober 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 19 512 2296126 unjuk-rasa-jadi-klaster-covid-19-ganjar-demonya-diganti-2ntYblKEjr.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Okezone)

SEMARANG - Aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Kota Semarang menyebabkan klaster penularan Covid-19 baru. Tercatat sampai saat ini, ada 11 demonstran di Kota Semarang yang dinyatakan positif Covid-19.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyayangkan peristiwa itu. Meski demikian, pihaknya memastikan akan mengurus mereka yang positif Covid-19.

"Ya nanti kami urus, saya sudah dilapori terkait hal ini," kata Ganjar ditemui di kantornya, Senin (19/10/2020).

BACA JUGA: Polisi Bocorkan Penyebab Demonstrasi Mudah Disusupi Provokator

Ganjar menegaskan, pihaknya telah mewanti-wanti terkait penularan Covid-19 dari aksi demonstrasi itu. Pihaknya pun tidak pernah melarang demo, tapi mengkhawatirkan terjadi outbreak dengan posisi seperti itu.

"Dan sekarang sudah dites dan ada hasilnya. Maka sekarang saya ingatkan pada masyarakat, ayo menahan diri. Kami bukan tidak kasih saluran, silakan datang ke Disnaker untuk bertanya dan menyampaikan pendapat atau di Undip juga buat posko pengaduan," tegasnya.

Ganjar meminta semua pihak menahan diri dan tidak menggelar kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Jika memang ada hal yang tidak sesuai, masyarakat diminta menyampaikan dengan cara yang baik.

BACA JUGA: Moeldoko: Banyak Tokoh Menolak Omnibus Law Tapi Belum Memahami Isinya

"Demonya diganti dengan cara yang lebih baik saja. Tidak di jalan dan berkerumun, tapi datang ke kami untuk menyampaikan aspirasi," ucapnya.

Sekadar diketahui, sebanyak 11 orang dinyatakan terpapar Covid-19 usai mengikuti sejumlah aksi demonstrasi menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Semarang. Saat ini, 11 orang tersebut tengah menjalani karantina di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini