Perempuan Tewas Dibakar dalam Mobil, Pelaku Kebingungan Usai Membunuh Korban

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Senin 26 Oktober 2020 21:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 512 2299940 perempuan-tewas-dibakar-dalam-mobil-pelaku-kebingungan-usai-membunuh-korban-18WK9fOZPQ.jpg (Foto: Dok Polres Sukoharjo)

SUKOHARJO - Tersangka Eko Prasetyo (30), sempat berupaya menyembunyikan kakinya yang terluka setelah menghabisi nyawa Yulia (42), perempuan yang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Xenia yang dibakar. Mobil tersebut ditemukan di halaman toko material di Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. 

Pria beranak dua ini terus memakai celana panjang agar kakinya yang mengalami luka bakar tidak diketahui orang lain. 

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, pelaku sempat kebingungan setelah membunuh Yulia yang beralamatkan di Solo namun dalam keseharian tinggal di Wonogiri itu. Sehingga, pelaku berupaya membakar korban di mobil Daihatsu Xenia. 

“Dia selalu memakai celana panjang, ikut terbakar pada saat membakar,” kata Bambang Yugo Pamungkas usai pra rekontruksi terkait kasus itu, Senin (26/10/2020) petang.

Mobil dibakar dengan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite. BBM diperoleh dari bahan bakar di penggilingan padi yang dimiliki  pelaku.

Prarekonstruksi.

Setelah pembunuhan,  Eko Prasetyo yang tinggal di Desa Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo  sempat beraktivitas seperti biasa, seperti mengantar jemput anak, tidur dan memperbaiki internet sebelum akhirnya ditangkap polisi.

Selain beternak ayam petelur dari kerja sama bisnis dengan korban, dalam keseharian pelaku juga bekerja memasang wifi internet.

Lebih jauh Kapolres mengungkapkan, selain urusan bisnis, motif pelaku juga ingin mengusai barang korban. Sebab pelaku mengambil uang tunai Rp8 juta yang dibawa korban serta melakukan transfer uang Rp15 juta lewat m-banking korban ke rekening pelaku.

Baca juga: Saat Yulia Sekarat, Pelaku Pembunuhan Minta Pin ATM dan Gasak Jutaan Rupiah

“Sejauh ini, jumlah tersangka satu orang dengan beberapa saksi kunci,” ucapnya.

Dari pra-rekontruksi, korban tewas dihabisi di area kandang ayam yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah pelaku.

Hal itu dapat dilihat dalam pra-rekontruksi. Pelaku memukul kepala korban tiga kali. Namun ketika tubuh Yulia masih bergerak saat diletakkan di bagian belakang mobil, pelaku kembali memukul kepala korban dengan linggis sebanyak empat kali hingga akhirnya benar-benar tak bergerak lagi. 

Ketika korban di dalam mobil yang dibakar, kondisinya diduga kuat sudah dalam keadaan tak bernyawa. Setelah menghabisi korban, pelaku sempat kebingungan mau diapakan jenazah korban dan akhirnya muncul ide untuk dibakar.

Barang bukti yang diamankan dalam kasus itu antara lain linggis yang dipakai untuk memukul korban, lakban dan gergaji. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang HP korban di Sungai Serenan.

Dalam kasus ini, pelaku diduga sudah merencanakan aksinya. Pasalnya, sehari sebelum beraksi pada Selasa (20/10/2020), pelaku sudah menyiapkan linggis dan lakban. Pelaku diketahui terlilit banyak utang.

“Saat di dalam kandang ayam, korban sempat menanyakan kenapa mundur panennya,” urainya. 

Korban kemudian meminta uang Rp100 juta untuk dikembalikan. Pada saat hari pembunuhan, korban datang pukul 17.00 WIB. Sementara dalam pra-rekontruksi yang digelar Polres Sukoharjo Senin (26/10/2029) sore, pelaku melakukan  20 adegan di kandang ayam dan rumah pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini