Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Pemkot Malang Siapkan 4.000 Thermo Gun

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 27 Oktober 2020 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 519 2300084 persiapan-pembelajaran-tatap-muka-pemkot-malang-siapkan-4-000-thermo-gun-NsbmuVrEaJ.jpg Wali Kota Malang Sutiaji (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Guna mendukung persiapan pembelajaran tatap muka di Kota Malang, Pemkot telah menyiapkan segala hal. Salah satu hal yang dilihat Pemkot Malang yakni adanya sarana dan prasarana wastafel di setiap sekolah yang ada.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, telah menyediakan setidaknya 4.000 alat pengukur suhu tubuh atau thermo gun yang akan digunakan untuk mengukur suhu tubuh setiap orang yang masuk sekolah. Di samping thermo gun, kesiapan wastafel juga menjadi perhatian pihaknya, tak lupa sekolah harus memastikan wilayah tidak ada lagi kasus Covid-19.

"Dalam penerapan itu memang ada mekanismenya, pertama memastikan zona kewilayahan lokal aman. Meskipun nantinya jika Kota Malang masuk dalam zona kuning, Pemkot Malang harus memastikan wilayah sekolah juga tidak memiliki banyak kasus Covid-19," ujar Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, pada Selasa (27/10/2020).

Bila sekolah tersebut ada di kelurahan yang banyak terdapat pasien positif Covid-19, maka sekolah tersebut bisa dipertimbangkan, guna mengadakan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Namun tim Satgas Covid-19 yang akan melakukan pengecekan, pemantauan, dan, pengawasan di sekolah tersebut.

"Dilihat lagi sekolahnya sudah siap apa belum secara sarana prasarana. Misal ada wastafel dan lain-lain. Jika sudah siap, dilakukan simulasi dulu. Bisa jadi 1-3 hari. Dengan ketentuan misal setengah jumlah siswa. Baru jika dinyatakan bisa, boleh buka," tuturnya.

Nanti Pemkot Malang juga melayangkan surat edaran berisi pedoman untuk sekolah, termasuk apa saja yang harus disiapkan sekolah agar bisa belajar tatap muka dan lainnya.

Sutiaji sejauh ini yakin Kota Malang telah memasuki tahap pengendalian penyebaran Covid-19 yang baik. Sehingga tanpa memasuki zona kuning atau hijau sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pembelajaran tatap muka bisa dilakukan.

"Sesuai arahan Kementerian Pendidikan, kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah bisa dilakukan ketika sudah memasuki zona kuning dan hijau," ucap pria kelahiran Lamongan ini.

Baca Juga : 92 "Virus Corona" Ditenggelamkan ke Laut

Pemkot Malang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jatim Wilayah Kota Malang dan Batu telah menggelar pertemuan beberapa waktu lalu. Kedua pihak telah berkoordinasi untuk mematang instrumen simulasi pembelajaran tatap muka.

"Kita sudah koordinasi. Dalam waktu dekat dilakukan simulasi untuk kegiatan tatap muka di SMA-SMK Kota Malang. Sekarang kita matangkan instrumennya," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini