Pengendara Moge Pengeroyok Prajurit TNI Berprofesi Pelajar dan Pengusaha

Rus Akbar, Okezone · Minggu 01 November 2020 20:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 01 340 2302441 pengendara-moge-pengeroyok-prajurit-tni-berprofesi-pelajar-dan-pengusaha-zDUmucXHt4.jpg Foto: Okezone

BUKITTINGGI-Empat anggota Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Chapter Bandung Indonesia yang dijadikan tersangka karena terlibat pengeroyokan dua prajurit TNI Kodim 0304/Agam, berprofesi sebagai pengusaha dan pelajar.

(Baca juga: Mengenal Djamari Chaniago, Eks Pangkostrad Pimpinan Pengendara Moge di Bukittinggi)

“Satu pelajar berinisial BS (18) sementara, MS (49), HS (48) dan JAD (26) itu wiraswasta, rata-rata iya pengusaha, usahanya saya tidak tanya detail yang jelas wiraswasta. Sedangkan HS itu ada bekerja di bagian kontruksi dan rata-rata tinggal di Jawa Barat,” ungkap, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution, Minggu (1/11/2020).

(Baca juga: Letjen (purn) Djamari Chaniago Didesak Minta Maaf ke Prajurit TNI Korban Pengeroyokan)

Polres Bukittinggi telah menetapkan keempatnya jadi tersangka dimana awalnya tersangka awal MS (49) dan BS (18) telah ditetapkan tersangka pada Sabtu (31/10/2020), dari keterangan kepolisian MS diduga membanting anggota TNI dan BS menendang korban sebanyak dua kali.

Sementara tersangka kedua lainnya HS (48) dan JAD (26) keduanya ditetapkan tersangka pada hari ini Minggu (1/11) ini mereka diduga ikut memukul dua anggota TNI Serda MY dan Serda Mis, hal itu dari keterangan saksi dan rekaman CCTV. Keempat tersangka disangkakan pasal 170 junto 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

(fmi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini