Kontak Erat dengan Pasien Corona, 1 Keluarga Menolak Dites Swab

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Rabu 04 November 2020 22:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 512 2304341 kontak-erat-dengan-pasien-corona-1-keluarga-menolak-dites-swab-Z7OPEvpDzR.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

SOLO - Satu keluarga di Kecamatan Jebres, Solo menolak menjalani swab PCR meski tercatat sebagai kontak erat pasien, yang meninggal dunia akibat Covid-19. Mereka hanya bersedia menjalani karantina mandiri di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan, kondisi mereka terpantau baik dan tidak bergejala.

“Kami sudah berpesan kepada keluarga itu, agar kalau ada apa-apa segera melapor. Ada sekitar enam orang yang ada di dalam rumah,” ungkap Siti Wahyuningsih, Rabu (4/11/2020).

Kata Siti, keluarga tersebut sebenarnya masuk daftar tracing namun menolak diswab. Dengan keadaan ini, program jogo tonggo masyarakat setempat diminta untuk aktif.

Swab tes

Sebab hal itu terkait dengan kepatuhan karantina mandiri. Perberdayaan masyarakat dan wilayah setempat sangat diperlukan. Sebab Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak bisa memantau terus menerus.

“Persoalan Covid-19 bukan hanya mengenai kesehatan saja, tetapi merupakan persoalan bersama,” paparnya.

Satu keluarga yang menjalani karantina mandiri, kasus induknya berasal dari anaknya yang satu rumah.

Yang bersangkutan sakit dan masuk suspect yang naik kelas menjadi terkonfirmasi Covid-19. Pasien perempuan berusia 51 tahun ini meninggal dunia pada Jumat 30 Ooktober 2020 lalu. Selang dua hari kemudian, ibu dari perempuan tersebut giliran meninggal dunia. Perempuan berusia 71 tersebut meninggal dunia pada Senin 2 November 2020 lalu, saat menjalani karantina mandiri.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini