Diduga Masalah Asmara, Siswi SMA Gantung Diri Pakai Dasi

Herman Amiruddin, Okezone · Rabu 04 November 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 04 609 2304022 diduga-masalah-asmara-siswi-sma-gantung-diri-pakai-dasi-AYkTEZRz5L.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

MAKASSAR - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMA) di Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Korban ditemukan gantung diri di sebuah pohon di Jalan Nusantara, RT. 7 Lingkungan To' kaluku Kelurahan Bombongan Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Rabu 4 November 2020.

Kejadian bunuh diri tersebut sempat menghebohkan warga yang melintas di jalan Nusantara Makale, dimana kejadiannya saat pagi hari disaat warga mulai beraktifitas.

Baca juga:

Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung di Cilodong Depok

Siswa SMA Bunuh Diri karena Sering Berhalusinasi, Bukan Belajar Daring

Kesal Dinasihati Orangtua, Gadis ABG Bunuh Diri Minum Racun Ikan

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Paerunan mengatakan, jasad siswi itu ditemukan oleh warga yang melintas sekira pukul 06.00 Wita tergantung di sebuah pohon. Berdasarkan pemeriksaan korban berusa 17 tahun berinisial FM seorang siswi SMA.

"Jadi mengetahui informasi dari masyarakat tim Sat Reskrim Polres Tana Toraja mengevakuasi jasad siswi SMA tersebut," kata Jon Paerunan.

Dari pemeriksaan, korban melakukan gantung diri menggunakan dasi SMA yang dililitkan pada leher, kemudian diikat pada pohon jambu. Unit Identifikasi Polres Tana Toraja bersama Tim Medis dari Rumah Sakit Lakipadada Makale juga ke lokasi melakukan pemeriksaan ke jenazah korban.

"Hasil pemeriksaan awal bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan korban mengalami luka lebam bekas jeratan tali pada leher korban, selain itu juga terdapat cairan yang keluar dari kelamin korban," ungkap Jon.

Untuk dugaan sementara, polisi menyimpulkan korban nekat bunuh diri, karena korban sudah tidak sanggup menghadapi masalah yang menimpanya, dimana korban menulis surat curahan hati sebelum melakukan gantung diri.

"Berdasarkan hasil identifikasi serta pemeriksaan tim medis Rumah Sakit Lakipadada bahwa korban meninggal dunia murni karena gantung diri," lanjutnya.

Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap seorang remaja berinisial AL, yang diduga merupakan kekasih dari korban FM. Hal itu berdasarkan ditemukan surat yang ditinggalkan korban yang isinya tertulis keduanya menjalin kedekatan antar kekasih.

"Dari keterangan ya kami sampaikan saat ini bahwa antara korban FM dengan AL, memang benar pernah menjalin hubungan cinta, namun berdasarkan keterangan dari AL, hubungan mereka terputus 2 hari yang lalu," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini