Gunung Merapi Siaga, Pemkab Sleman Tinjau Barak Pengungsian

Priyo Setyawan, Koran SI · Jum'at 06 November 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 05 510 2304987 gunung-merapi-siaga-pemkab-sleman-tinjau-barak-pengungsian-D06FJ7Ulnv.jpg Pemkab Sleman pantau barak pengungsian (foto: Sindo/Priyo)

SLEMAN - Pasca dinaikkannya status Gunung Merapi dari level II (waspada) ke level III (waspada), mulai Kamis (5/11/2020) pukul 12.00 WIB, Pemkab Sleman langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapar koordinasi penangganan bencana erupsi Merapi di ruang rapat bupati, Kamis (5/11/2020).

Rakor dipimpin Sekda Sleman Harda Kiswaya didampingi kepala pelaksaan BPBD Sleman, Joko Supriyanto. Usai rakor dilanjutkan dengan peninjauan kesiapan barak pengungsian di Gayam dan Glagaharjo, Cangkringan.

Sekda Sleman, Harda Kiswaya mengatakan, peninjauan lokasi barak ini untuk mengetahui bagaimana kondisi dan persiapan barak pengungsian tersebut. Terutama di barak pengungsian Gayam dan Glagaharjo, Cangkringan.

“Secara umum untuk proses rehab dan persiapan barak sudah siap. Hanya dari sisi kebersihan harus segera dilakukan, sehingga bisa digunakan,” kata Harda soal peninjuan barak tersebut, Kamis (5/11/2020) malam.

Baca juga:

Status Merapi Siaga, Kelompok Rentan dan Ternak Diungsikan Lebih Awal

Status Gunung Merapi Siaga, Sultan HB X : Masyarakat Tak Perlu Panik

Sleman Tetapkan Darurat Bencana Merapi, Radius 5 Km dari Gunung Dikosongkan

Harda menjelaskan, dua barak tersebut digunakan untuk menampung warga Kalitengah Lor, Cangkringan yang jaraknya kurang dari 5 kilometer. Jumlah warga Kalitengah Lor yang rentang ada 100 KK.

“Untuk waktu pengungsian sendiri, jika semua persiapaan sudah siap, mulai bisa bisa dilakukan pengungsian,” paparnya

Di Sleman sendiri ada 34 barak pengungsian. 12 barak yang dikelola oleh BPBD SLeman dan 24 barak dikelola oleh desa.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini