Dankormar Mayjen TNI Suhartono Lacak Jejak Korps Marinir di Jateng

Tim Okezone, Okezone · Selasa 10 November 2020 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 512 2307539 dankormar-mayjen-tni-suhartono-lacak-jejak-korps-marinir-di-jateng-qro1kE3DlI.jfif Foto: iNews.id

BATANG - Hari kedua ziarah Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, didampingi Ketua PG. Jalasenastri Korps Marinir, Etta Suhartono dan para Pejabat Utama Mako Kormar serta Pengurus PG. Jalasenastri Korps Marinir kembali melacak jejak sejarah perjalanan perjuangan Korps Marinir, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kadilangu, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Selasa (10/11/2020).

Sebelumnya, Komandan Korps Marinir, Wakil Komandan Korps Marinir (Wakil Dankormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah. Inspektur Korps Marinir (Irkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lasmono juga melaksanakan jejak sejarah di 5 tempat yaitu TMP Pura Kusuma Negara Tegal, TMP Penggaris Pemalang, TMP Bhakti Wiratama Pekalongan, Monumen Letnan Soetomo dan tatap muka langsung dengan pelaku sejarah Kopral KKO Bakri.

Kegiatan Kali ini dilaksanakan di tanah kelahiran Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, yang kebetulan orang nomor satu di Korps Marinir tersebut asli putra daerah Desa Kalisalak, Kabupaten Batang.

 Marinir

Selain memperingati HUT Ke 75 Korps Marinir, kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan juga untuk menyisir jejak perjuangan prajurit-prajurit Marinir serta guna mengenang jasa prajurit yang dimakamkan TMP Batang. Prajurit yang gugur dalam pertempuran di Mangkang dalam sebuah peristiwa perlawanan pasukan Corps Mariners C.A. IV (Sebutan Korps Marinir kala itu), yang berjuang dan bertempur di daerah Pekalongan, Batang dan Pemalang yang dikenal sebagai Sub Wehrkreise Slamet V (SWKS V) terhadap Sekutu yang terjadi di Mangkang, Semarang, Jawa Tengah di bawah pimpinan Letnan. Moekijat.

Salah satu aksi heroik Letjen KKO (Purn) Moekijat (Alm) adalah, dalam pertempuran delapan jam di Mangkang Semarang. Dalam perang kemerdekaan pasukan Corps Mariners C.A. IV bertugas di daerah Pekalongan, Batang dan Pemalang yang dikenal sebagai Sub Wehrkreise Slamet V (SWKS V) di bawah pimpinan Mayor R Soehadi. Dalam susunan organisasi Corps Mariners C.A. IV selain Staf Komando dan Administrasi, terdapat empat grup yaitu:

1. Group A dipimpin Kapten M. Joenoes

2. Group B dipimpin Kapten Moekijat

3. Group C dipimpin Kapten Soewadji

4. Group D dipimpin Kapten Wiranto Soewono.

Pertempuran berlangsung sampai dengan pukul 16.30 WIB. Belanda menarik pasukannya mundur ke induk pasukan yang berada di Kampung Djrakah. Kesempatan tersebut digunakan oleh Ltn Moekijat untuk konsulidasi, dan reorganisai pasukan dan kembali ke Pos Pertahanan di Kampung Mangkang. Dalam pertempuran tersebut 14 anggota gugur, 3 anggota luka-luka berat dan 4 anggota luka ringan. Di pihak lawan juga jatuh banyak korban

“Seperti pepatah mengatakan, Bangsa yang besar adalah dimana bangsa tersebut selalu menghargai jasa para pahlawannya,'' ucap Komandan Korps Marinir usai melaksanakan rangkaian Ziarah di TMP Kadilangu Batang.

Dalam Ziarah tersebut Dankormar beserta rombongan mengawali kegiatan dengan berdoa, melaksanakan tabur bunga, dilanjutkan melihat-melihat daftar nama pejuang dari prajurit Marinir.

Hadir mendampingi Dankormar dalam kegiatan tersebut, Koorsahli Dankormar, Aspotmar Dankormar, Aspers Dankormar, Asintel Dankormar, Asintel Pasmar 1, Kadispen Kormar, Koorsmin Dankormar, Pabinhar Jalasenastri, Pabungkol, Ketua PG.Jalasenastri Kormar beserta Pengurus Jalasenastri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini