Gegara Ajak Istri Orang COD Tengah Malam, Pelajar Ini Dibunuh

Herman Amiruddin, Okezone · Selasa 10 November 2020 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 609 2307502 gegara-ajak-istri-orang-cod-tengah-malam-pelajar-ini-dibunuh-NN9exy2u7P.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

MAKASSAR - Seorang pelajar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tewas dianiaya, korban diketahui berinisial MA (17), usai tewas korban ditinggalkan di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, pada Minggu 8 November 2020 kemarin.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir mengatakan, usai melakukan penyelidikan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gowa akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan pelajar SMA di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa itu.

Tim Resmob mengamankan tujuh orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan korban. Pelaku masing-masing yang diamankan yakni Muh Mirwan (19), Ibnu Heru (18), Iqbal Tanjung (18), SK (15), RA (16), satu orang perempuan berinisial A (15). Serta pelaku utama yakni Muh. Farid Ikram (16)

"Dari hasil interogasi, terduga pelaku pembunuhan berinisial MFI (16) mengaku nekat menghabisi nyawa MA karena tidak terima istrinya, AAS, dipeluk," kata Jufri kepada Okezone, Selasa (10/11/2020).

 Mayat

Jufri menuturkan, peristiwa itu berawal saat korban memesan jam tangan secara online atau melakukan Cash on Delivery (COD) kepada AAS. Keduanya pun melakukan transaksi jual beli di Jalan Tangkia, Kabupaten Gowa pada pukul 01:30 Wita dinihari

"Saat transaksi jual beli tersebut, korban bilang kepada AAS, sendiri saja jangan ajak suamimu, jangan takut, saya tidak apa-apai kamu, begitu kata korban," kata Jufri Natsir.

Saat bertransaksi, MFI menyaksikan istrinya tiba-tiba dipeluk MA. MFI lalu keluar dari persembunyiannya dan menikam MA dari depan.

Jufri menegaskan, aksi MFI itu merupakan pembunuhan berencana. Sebab, aksi MFI rupanya sudah direncanakan bersama sang istri.

"Pelaku membawa badik, keduanya saling mengetahui akan melakukan aksi pembunuhan ini. Mereka sengaja menggiring pelaku ke tempat gelap dan menghabisi korban," pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini