Share

Vanuatu Laporkan Kasus Pertama Covid-19, Dibawa dari AS

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 11 November 2020 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 18 2307831 vanuatu-laporkan-kasus-pertama-covid-19-dibawa-dari-as-lG3ta6i2Vg.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

PORT VILA - Vanuatu pada Rabu (11/11/2020) mencatat kasus pertama Covid-19, mengakhiri status negara Pasifik itu sebagai salah satu dari sedikit negara di dunia yang masih bebas virus corona.

Menurut keterangan Direktur Kesehatan Masyarakat Vanuatu, Len Tarivonda pasien adalah pria berusia 23 tahun yang baru kembali dari Amerika Serikat (AS). Dia dipastikan mengidap virus pada Selasa (10/11/2020) setelah diuji pada hari kelima karantina.

BACA JUGA: Enam Bulan Pandemi, 12 Negara Ini Belum Laporkan Kasus Covid-19

"Kasus yang terdeteksi di karantina dianggap sebagai kasus perbatasan dan bukan wabah," kata departemen kesehatan dalam sebuah pernyataan. Disampaikan juga bahwa protokol kesehatan telah diterapkan untuk menahan penyebaran virus.

Pernyataan itu menambahkan bahwa pria tanpa gejala tersebut, telah diisolasi dari penumpang lain selama penerbangannya ke Vanuatu karena dia berada di lokasi yang berisiko tinggi. Dia juga pernah transit di Auckland, Selandia Baru.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pasien telah mematuhi semua aturan jarak sosial pada saat kedatangan dan pelacakan kontrak dari semua orang yang pernah dekat dengannya sedang dilakukan.

"Saya ingin meyakinkan semua warga dan publik bahwa situasinya terkendali dan pemerintah melalui satuan tugas Covid-19 telah siap dan siap menangani kasus ini," kata Perdana Menteri Bob Loughman pada konferensi pers, menurut Radio New Zealand.

BACA JUGA: Badai Kategori 5 Hantam Vanuatu Setelah Tewaskan 27 Orang di Kepulauan Solomon

Vanuatu menutup perbatasannya pada Maret sebagai bagian dari upayanya untuk mencegah pandemi, baru-baru ini mengizinkan penerbangan repatriasi yang dikontrol secara ketat.

Banyak negara kepulauan Pasifik khawatir infrastruktur kesehatan mereka yang buruk membuat mereka sangat rentan terhadap pandemi.

Negara-negara pulau dan teritori terpencil, Kiribati, Mikronesia, Nauru, Palau, Samoa, Tonga dan Tuvalu semuanya diyakini masih bebas dari virus.

Kepulauan Solomon dan Kepulauan Marshall mengonfirmasi kasus di antara orang-orang yang kembali bulan lalu, meskipun mereka belum melaporkan penularan dari komunitas.

Lebih dari 51,3 juta orang di seluruh dunia telah dipastikan mengidap virus corona, dengan AS sebagai negara yang paling parah terkena dampaknya, menurut data dari Universitas Johns Hopkins. Hampir 1,3 juta orang tewas akibat penyakit tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini