Senin Mulai Belajar Tatap Muka, Ini Curhat Orang Tua

Rus Akbar, Okezone · Sabtu 14 November 2020 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 340 2309404 senin-mulai-belajar-tatap-muka-ini-curhat-orang-tua-ltURoy3Trb.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

SOLOK SELATAN - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat berencana akan melakukan belajar tatap muka di seluruh sekolah yang ada di wilayah Solok Selatan pada Senin (16/11/2020) nanti.

Rencana membuka kembali sekolah untuk belajar tatap muka di daerah itu disampaikan Pejabat Sementara (Pj) Bupati Solok Selatan Jasman Rizal melalui Surat Edaran nomor 420/605/DPKO – 2020. SE tertanggal 12 November tersebut ditujukan kepada seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/ SMK.

Surat Edaran tersebut berisi tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada tahun pelajaran 2020/ 2021 di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di zona kuning.

Dalam edaran tersebut, ditentukan tata cara pelaksanaan proses belajar mengajar tatap muka. Seperti pembagian waktu belajar, pemberian izin belajar dari orang tua, termasuk kewajiban tes swab bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Untuk proses belajar mengajar menurut surat edaran tersebut, untuk SD sederajat jam belajar dipersingkat dari pukul 07.30 WIB sampai 09.30 WIB, sedangkan hari belajar untuk kelas 1 dan 6 itu belajar pada hari Senin dan Kamis. Kelas 2 dan 5 itu pada hari Selasa dan Jumat dan kelas 3 dan 4 itu hari Rabu dan Sabtu.

Sementara untuk SMP dan sederajat itu belajar mulai pukul 07.30 WIB sampai 10.00 WIB, dan hari belajar juga dibagi, untuk kelas 7 hari Senin dan Kamis, Kelas 8 belajar pada hari Selasa dan Jumat dan kelas 9 itu belajar pada hari Rabu dan Sabtu.

Untuk SMA sederajat jam belajarnya mulai dari pukul 07.30 WIB sampai pukul 10.30 WIB, untuk kelas 10 belajar pada hari Senin dan Kamis, kelas 11 belajar pada Selasa dan Jumat dan kelas 12 belajar pada hari Kamis dan Sabtu.

Jumlah rombongan belajar dalam satu lokal adalah 20 orang tidak boleh lebih, kalau siswanya berlebih maka akan dibuat dua shift. Siswa yang belajar juga harus ada surat izin dari orang tua siswa.

"Para ASN atau tenaga pengajar (guru) yang datang dari luar Solok Selatan maka diwajibkan swab, kalau ada gejala covid-19 segera melaporkan ke puskesmas terdekat,” kata Pj Bupati Solok Selatan Jasman Rizal, Jumat (13/11/2020)

Jasman menambahkan jika status daerah itu berubah dari kuning menjadi zone orange maka belajar tatap muka berubah secara otomatis menjadi belajar jarak jauh.

Meski Solok Selatan sudah masuk zona kuning namun orang tua masih cemas kalau anaknya sekolah tatap muka, seperti yang dituturkan Afriyani (30) warga Jorong Karang Putih, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Anaknya duduk dibangku SD kelas VI dan akan belajar tatap muka pada Senin (16/11) mendatang. “Anak saya sekolah di SD 08 Karang Putih sekarang duduk dibangku kelas 6, kita tetap mengawasinya, meski jam belajar hanya sekitar dua jam namun kita khawatir juga karena banyak anak-anak akan berkumpul, dan teman-temannya itu kan ngak tau perjalanan kemana,” ucapnya saat dihubungi.

Untuk antisipasi tersebut Afriyani menyiapkan anaknya masker, hand sanitizer dan pelindung wajah. “Kita tetap meminta anak kita untuk jaga jarak dan cuci tangan serta semprotkan hand sanitizer,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini