Kontak Erat dengan Pasien Corona, Puluhan Warga Jalani Swab Test

Priyo Setyawan, Koran SI · Sabtu 14 November 2020 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 510 2309617 kontak-erat-dengan-pasien-corona-puluhan-warga-jalani-swab-test-Xj1x6lwpS0.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

SLEMAN - Sebanyak 32 warga Plosokuning, Minomartani,Ngaglik, Sleman harus menjalani swab tes dan isolasi mandiri, setelah kontak erat dengan dua pasien Covid-19. Selain itu selama menunggu hasil swab mereka juga harus isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hal ini diketahui setelah beredar surat dari pemerintah kalurahan Minomartani No 360/102/XI/2020 perihal penerpan protokol kesehatan. Surat yang ditandatangi Pjs Lurah Minimartani, Bambang Etri Martejo tanggal 9 Novemver 2020 tersebut ditembuskan kepada Panewu, Kapolsek dan Danramil Ngaglik.

Inti dari surat itu memberitahukan ada dua warga Plosokuning yang positif Covid-19. Dua warga itu satu dirawat di Asrama Haji DIY dan satunya lagi di RSPAU Hardjlukito. Sebagai tindaklanjutnya, Puskesmas Ngaglik melakukan tes usap (swab) kepada 32 warga yang terindikasi kontak erat dengan dua warga tersebut.

Baca juga:

 Total 388.094 Orang Sembuh dari Covid-19, Rata-rata Kesembuhan 83,8%   

 Bertambah 5.272, Berikut Sebaran Penambahan Kasus Covid-19 di 34 Provinsi   

Tes swab dilakukan 9 Desember untuk mengetahui apakah mereka poitif atau negatif Covid-19. Untuk itu, sambil menunggu hasil swab keluar 32 warga itu diminta melakukan isolasi mandiri di rumah.

Selain itu, warga setempat juga harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan dan kegiatab sosia. Termasuk juga akan ada penyemprotan dan kegiatan pencegahan penularan Covid-19 oleh tim penangganan Covid-19 Minomartani.

Menanggapai hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Joko Hastaryo mengatakan melihat format dan legalitas surat memang benar, saat ini sedang melakukan tracing di Padukuhan Plosokuning namun untuk hasilnya belum keluar.

Kasus Covid-19 secara akumulatif di Sleman hingga Sabtu (14/11/2020) pukul 15.00 WIB, terkonfirmasi 2015 orang (Dirawat 233 orang, sembuh 1.746 orang, meninggal 34 orang). Dari jumlah ini bergejala 472 orang, tidak bergejala 1.543 orang. Suspek 4.005 orang (isolasi 3.854 orang, selesai isolasi 112 orang, meninggal 39 orang).

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini