28 Pekerja di PLTU Cirebon Unit 1 Terkonfirmasi Positif Covid-19

Fathnur Rohman, Okezone · Minggu 15 November 2020 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 15 525 2309993 28-pekerja-di-pltu-cirebon-unit-1-terkonfirmasi-positif-covid-19-kH8QsUjbjD.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

CIREBON - Kepala Dinas (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menyebut, ada sekitar 28 orang pekerja di PLTU Cirebon unit 1, Jawa Barat, yang terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Menurut Eni, dari 28 orang itu, dua di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, dan 26 orang lainnya masih positif Covid-19."Berikut disampaikan total hasil PCR PLTU Cirebon unit 1. Total jumlah kasus 28 dan 2 sembuh. Kasus aktif 26," ujar Eni dalam keterangan yang diterima Okezone, Minggu (15/11/2020).

Eni menjelaskan, kasus Covid-19 di PLTU Cirebon bermula ketika ada salah seorang karyawan mengalami gangguan indra penciuman. Kemudian, pada tanggal 1 November 2020, karyawan tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes usap atau tes swab.

"Atas temuan tersebut kemudian perusahaan melakukan tracing terhadap pihak-pihak, yang melakukan kontak erat dengan sucspect tersebut. Selanjutnya dilakukan tes usap di RS Pelabuhan. Akhirnya dididapati beberapa karyawan terkonfirmasi positif Covid-19," kata Eni.

Baca Juga : Jakarta Nomor Satu Sumbang Kasus Positif Covid-19 Hari Ini

Baca Juga : 32.861 Spesimen Covid-19 Diperiksa Hari Ini

Lebih lanjut Eni mengatakan, pihak PLTU Cirebon akhirnya memutuskan untuk melakukan tes usap kepada seluruh pekerja yang ada di area PLTU Cirebon unit 1. Dari hasil tes ini, sebanyak 28 orang pekerja terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara itu, Head of Communication Cirebon Power, Yuda Panjaitan mengaku, seluruh pekerja di PLTU Cirebon unit 1 sudah menjalani tes PCR.

Yuda memastikan, operasional pembangkit tetap berjalan, karena setiap unit kerja sudah melakukan pembagian tim kerja, yang bisa bekerja bergantian untuk meminimalisir kontak.

"Karyawan yang bekerja di kantor menjalani WFH sepenuhnya. Kejadian ini menjadi pengalaman berharga bagi kami, untuk semakin memperketat penerapan protokol kesehatan di dalam lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari," pungkas Yuda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini