Makan Kerupuk Kulit Ikan Buntal, Siswi Ini Tewas Keracunan

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 18 November 2020 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 244 2311322 makan-kerupuk-kulit-ikan-buntal-siswi-ini-tewas-keracunan-EdLQPPSqr0.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

DENPASAR - Dua bocah perempuan di Buleleng, Bali, keracunan krupuk kulit ikan, Selasa (17/11/2020). Satu korban tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit. Korban tewas adalah Putu Ayu Meta Sari (11).

"Sedangkan satu lagi, Ketut Alisya Tini Putri, usia lima tahun, masih dirawat di rumah sakit,” kata Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya.

Dia menjelaskan, musibah bermula ketika Sari bermain ke rumah Putri di Banjar Dinas Yeh Panas, Desa Pemuteran. Di rumah itu, keduanya makan krupuk kulit ikan buntal yang ada di toples.

Sekitar satu jam kemudian, keduanya mengalami muntah-muntah dan langsung lemas, sehingga kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng. Sari akhirnya tidak tertolong setelah beberapa saat dirawat.

Menurut Sumarjaya, dari hasil penyelidikan, krupuk ikan buntal baracun itu dibikin oleh orangtua Putri.

“Kasusnya tidak diproses hukum karena keluarga korban menerima dan dianggap sebagai musibah," imbuh dia.

Kasus keracunan krupuk kulit ikan buntal di Buleleng bukan pertama kali. Tahun 2006 silam, dua orang bocah di Banjar Sekar juga tewas setelah memakan krupuk kulit ikan buntal.

Ikan buntal atau ikan fugu merupakan jenis ikan yang bertubuh bulat dan bisa mengembang bila disentuh. Ikan ini termasuk hewan bertulang belakang yang sangat beracun di dunia setelah katak emas. Ada beberapa bagian tubuh ikan buntal yang mengandung racun yaitu hati, kulit, dan usus halus. Sebanyak 30 racun dari ikan buntal bisa meregang nyawa manusia.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini