Pura-pura Minta Sumbangan Maulid, 2 Pemuda Ditangkap karena Mencuri

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 18 November 2020 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 340 2311306 pura-pura-minta-sumbangan-maulid-2-pemuda-ditangkap-karena-mencuri-2BLvwq2Lxm.jpg Pelaku pencurian (foto: Okezone.com/Azhari)

JAMBI – Hati-hati bagi warga yang rumahnya sering didatangi orang yang meminta sumbangan. Pasalnya, di Kota Jambi, dua orang pria, yakni Idrus Sardi (55) dan Hendrik (40) diamankan Tim Macan Reskrim Polsek Kota Baru.

Warga Lebak Bandung, Jelutung, Kota Jambi tersebut tidak hanya meminta sumbangan pada kegiatan keagamaan, tapi juga nekat mencuri barang berharga milik korban.

Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro mengatakan, bahwa ini termasuk modus baru. Diakuinya, selain diamankan lantaran ada laporan dari korban, kedua pelaku sempat viral di media sosial (medsos) lantaran ulahnya meminta-minta sumbangan.

"Kedua pelaku ini memanfaatkan momen Maulid Nabi. Atas nama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) tertentu. Mereka berpura-pura menjadi anggota LSM untuk meminta uang sumbangan acara Maulid Nabi," ungkap Frito, Selasa (17/11/2020).

Namun kenyataannya, bila ada rumah kosong atau tidak ada pemiliknya saat meminta sumbangan, keduanya nekat mengambil barang berharga milik korban.

"Dalam aksinya, usai meminta sumbangan di 10 rumah warga di Jalan Lingkar Selatan, Kota Baru, mereka berdua nekat mencuri mesin sugu kayu listrik dan mesin amplas," tukasnya.

Dia menambahkan, kedua pelaku diamankan akhir pekan lalu di kediamannya masing-masing.

"Hasil curiannya dijual seharga Rp310 ribu. Ngakunya, untuk kebutuhan makan sehari-hari keluarga," tukas Afrito.

Selain kedua tersangka, pihak Reskrim Kota Baru juga berhasil mengamankan seorang pria bernama Yani yang merupakan penadah dari hasil barang curian Idrus dan Hendrik.

"Kedua pelaku setelah di cek, merupakan residivis dalam kasus yang sama," imbuhnya.

Guna penyelidikan lebih lanjut, kedua pelaku ditahan di sel tahanan Polsek Kotabaru Disamping itu, pihaknya masih terus melakukan pengembangan apakah masih ada TKP yang lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini