Di KTT BRICS, Presiden China Usulkan Solusi Atasi Covid-19

Agregasi VOA, · Rabu 18 November 2020 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 18 2311881 di-ktt-brics-presiden-china-usulkan-solusi-atasi-covid-19-RuIMXZWePU.jpg Presiden China Xi Jinping. (Foto: Reuters)

BEIJING - Presiden China Xi Jinping pada Selasa (17/11/2020) mengusul beberapa solusi untuk memberantas pandemi virus corona dan memulihkan ekonomi dunia saat berpidato di konferensi tingkat tinggi (KTT) BRICS ke-12.

Rusia menjadi tuan rumah KTT itu, dan sekaligus menjadi presiden BRICS tahun ini, yang setiap tahun dirotasi.

BRICS adalah blok pasar negara-negara maju, yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.

BACA JUGA: Terdeteksi Covid-19, China Tangguhkan Impor Ikan dari Indonesia

Xi menegaskan bahwa dunia sedang mengalami pandemi penyakit menular terburuk pada abad ini, dan ekonomi global mengalami resesi terburuk sejak Depresi Besar pada 1930-an. Namun, ujar Xi, sebagai tema zaman, perdamaian dan pembangunan tetap tidak berubah dan tren zaman menuju dunia multi-kutub dan globalisasi ekonomi tidak dapat diubah lagi, demikian dilansir VOA.

Dia menambahkan oleh karena itu penting untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat, menjunjung tinggi visi komunitas dan memberikan kontribusi yang layak untuk membangun dunia yang lebih baik lewat tindakan nyata, tambahnya.

Lebih jauh Xi menyerukan kepada negara-negara anggota BRICS untuk menjunjung tinggi keadilan dan keadilan internasional, multilaterisme, tujuan dan prinsip Piagam PBB, menjaga sistem internasional dengan PBB sebagai intinya, dan menghormati tatanan internasional berdasarkan hukum internasional.

Ia menyampaikan tentangan terhadap campur tangan urusan dalam negeri negara lain, serta penerapan sanksi secara sepihak dan pemberlakuan hukum di luar yurisdiksi masing-masing negara dalam KTT itu.

BACA JUGA: Kabar Terkini Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19 Asal China

Xi menekankan bahwa selama satu tahun terakhir ini terbukti bahwa perebakan virus corona dapat dikendalikan dengan solidaritas, tindakan pencegahan dan pengendalian berbasis ilmiah. Oleh karena itu, Xi menegaskan, perpecahan harus diganti dengan rasa solidaritas dan prasangka dihilangkan dengan rasionalitas sehingga semua negara dapat bekerja sama melawan pandemi ini.

Xi mengatakan perusahaan-perusahaan farmasi China – bersama mitra-mitranya dari Rusia dan Brasil – sedang melakukan uji klinis tahap tiga vaksin virus corona. Selain itu, China juga bersedia melakukan kerja sama yang relevan dengan India dan Afrika Selatan.

Terkait vaksin, Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan keyakinannya atas vaksin anti-Covid-19 buatan Rusia, yang disebut “Sputnik,” dan perlunya kerja sama dengan negara lain untuk memastikan produksi massal vaksin itu.

“Vaksin Rusia ini ada, bekerja, efisien dan aman,” tegasnya. “Pertanyaannya kini adalah soal mengatur produksi massal vaksin ini,” tambah pemimpin Rusia itu pada para pemimpin Brasil, India, Cina dan Afrika Selatan yang mengikuti KTT BRICS itu secara virtual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini