Nasabah Mengaku Uang di Rekening Raib, Begini Tanggapan Maybank

Ary Wahyu Wibowo, Koran SI · Rabu 18 November 2020 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 512 2311351 nasabah-mengaku-uang-di-rekening-raib-begini-tanggapan-maybank-hE4fLqr03l.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

SOLO - PT Bank Maybank Indonesia Tbk angkat bicara terkait kasus seorang nasabah di Kota Solo yang mengaku uang sekitar Rp72 juta, di rekeningnya yang mendadak raib. Maybank menegaskan perpindahan dana dari rekening nasabah yang bersangkutan, ke pihak ketiga dilakukan sesuai mekanisme dan telah melalui fitur keamanan yang ditetapkan dalam transaksi melalui mobile banking.

Juru Bicara PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Tommy Hersyaputera mengatakan, transaksi dimaksud dalam pemberitaan adalah transaksi yg dilakukan melalui mobile (digital) banking dan bukan transaksi yg dilakukan di cabang.

“Maybank Indonesia menerapkan standar keamanan sistem digital perbankan yang tinggi sebagaimana telah diatur oleh otoritas, untuk memastikan integritas serta keamanan atas dana dan setiap transaksi nasabah,” kata Tommy Hersyaputera dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (17/11/2020) malam.

Baca juga: Rekening Nasabah Maybank di Solo Diduga Dibobol hingga Rp72 Juta 

Terkait pengaduan nasabah yang diterima sejak bulan Juni lalu atas kehilangan dana Rp72 juta dalam rekening bank, pihaknya telah melakukan penelusuran dan menunjukkan telah terjadi perpindahan dana melalui mobile banking nasabah.

“Investigasi kami juga menunjukkan bahwa transaksi perpindahan dana dari rekening nasabah kepada pihak ketiga tersebut dilakukan sesuai mekanisme, dan telah melalui fitur keamanan yang ditetapkan dalam transaksi melalui mobile banking. Mekanisme dan fitur keamanan yang sama juga berlaku di industri perbankan pada umumnya,” terangnya.

Nasabah senantiasa diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan User ID dan Password sebagai data yang bersifat pribadi yang dimiliki, dan diketahui hanya oleh nasabah, serta menjaga kerahasiaan Transaction Authorization Code (“TAC”) yang hanya dikirimkan ke nomor telepon seluler yang nasabah daftarkan pada sistem Maybank.

“Sesuai hasil penelusuran tidak ditemukan pelanggaran (‘breach’) pada sistem mobile banking kami yang dapat menyebabkan pelanggaran akses atas rekening nasabah,” urainya.

Transaksi atas rekening nasabah dilakukan sesuai dengan mekanisme akses dan fitur keamanan yang berlaku bagi transaksi melalui mobile (digital) banking. Pihaknya mengingatkan agar nasabah pengguna mobile (digital) banking senantiasa menjaga keamanan nomor telepon selularnya, khususnya nomor seluler yang didaftarkan pada sistem mobile banking sebagai nomor tujuan pengiriman TAC sebagai kode verifikasi transaksi.

Maybank Indonesia melalui tanggapan ini juga ingin menegaskan kesiapannya untuk membantu nasabah dan pihak otoritas, khususnya dalam penyediaan informasi yang diperlukan bagi lancarnya investigasi dan penyelesaian pengaduan ini.

Sebelumnya, Candraning Setyo, seorang nasabah di Solo mengaku uang sekitar Rp72 juta di rekening mendadak raib. Kejadian setelah nomor seluler milik suaminya, Candra Slikmeito, yang didaftarkan untuk internet banking maupun mobile banking, hilang sinyal pada 11 Juni 2020 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini