Maling Gondol Honda Scoopy, tapi Suzuki Satria-nya Ditinggal

Solichan Arif, Koran SI · Rabu 18 November 2020 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 519 2311839 maling-gondol-honda-scoopy-tapi-suzuki-satria-nya-ditinggal-4Uyi4nID7B.jpg Ilustrasi Honda Scoopy (Foto : AHM)

BLITAR - Ada-ada saja ulah pencuri yang beraksi di Blitar. Bagaimana tidak, ketika pelaku yang mengaku perwira polisi itu berhasil menggondol motor korbannya yakni Honda Scoopy, motornya sendiri yakni Suzuki Satria malah ditinggal.

"Menurut keterangan korban, pelaku mengaku petugas (polisi)," kata Paur Humas Polres Blitar Bripka Didik Dwi kepada wartawan Rabu (18/11/2020).

Korban sendiri bernama Misti (52), warga Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, seorang pedagang makanan dan minuman yang baru sadar motor yang ia pinjamkan ke pelaku dibawa kabur.

Lelaki itu datang ke warung tempat Misti dengan mengendarai motor Suzuki Satria. Di dalam warung, sambil menikmati minuman yang dipesan, ia mengatakan baru saja ikut operasi yustisi.

Baca Juga : Ini Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Sentul Bogor

Baca Juga : Awas! Ada yang Ngaku-Ngaku Jadi Bupati Probolinggo Minta Sumbangan

Di sela obrolan, pelaku tiba-tiba mengatakan kehabisan rokok. Karena rokok yang diinginkan tidak ada, Misti menyuruh cucunya mengantar pelaku ke warung sebelah. Pelaku dibonceng, sementara motornya jenis Suzuki Satria diparkir di dekat warung.

"Cucu korban membonceng pelaku dengan motor Honda Scoopy milik korban," kata Didik.

Di tengah perjalanan menuju warung, pelaku tiba-tiba meminta cucu korban menghentikan motor. Dengan lagak usai menerima panggilan telepon, pelaku mengatakan sedang dipanggil teman-temannya. Dengan santai ia juga meminjam motor Honda Scoopy milik korban.

Awalnya korban belum curiga. Apalagi motor pelaku juga masih ada di depan warungnya. Namun, karena tidak kunjung ada kabar dan tidak terlihat tanda pelaku bakal kembali, korban memutuskan melapor ke polisi.

"Saat ini motor pelaku diamankan di polsek Binangun," ujar Didik.

Sesuai harga pasar, nilai ekonomis motor Suzuki Satria yang ditinggalkan pelaku lebih tinggi daripada Honda Scoopy korban. Namun, tidak tertutup kemungkinan Suzuki Satria yang ditinggal tersebut merupakan hasil kejahatan sebelumnya.

Dalam hal ini polisi masih melakukan penyelidikan. Termasuk keterangan pelaku yang mengaku sebagai perwira polisi, juga diselidiki. "Kita masih melakukan penyelidikan," pungkas Didik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini