Madrasah Perlu Mempercepat Transformasi Digital

Antara, · Rabu 18 November 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 65 2311755 madrasah-perlu-mempercepat-transformasi-digital-85cB8fUlm2.jpg Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto/Kemenag)

JAKARTA- Pandemi Covid-19 merupakan momentum untuk mempercepat transformasi digital, termasuk pendidikan di madrasah.

Ujung mempercepat transformasi digital di madrasah diharapkan dapat secepatnya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Baca Juga: Mahasiswa UNY Olah Daun Salam Jadi Krim Obat Luka Bakar

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan bahwa program transformasi digital di madrasah perlu dipercepat guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Saya sebut perlu semakin disegerakan dan terus dikembangkan," kata Menag Fachrul Razi dalam Webinar Peluncuran Laporan Bank Dunia tentang Tantangan di Sektor Pendidikan dan Rekomendasinya, di Jakarta, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga: Unair Kembangkan Sensor Potensiometri Alat Deteksi Gagal Ginjal Berbiaya Murah

Menag menganggap bahwa peninjauan terhadap strategi kebijakan dan program peningkatan mutu pendidikan penting untuk dilakukan.

Kemenag, kata dia, akan melakukan investasi dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan cara untuk mewujudkan transformasi digital madrasah dan satuan pendidikan keagamaan di bawah Kemenag.

Dia menjelaskan ada banyak tantangan untuk mewujudkan transformasi digital tersebut, antara lain persoalan infrastruktur, peralatan dan konektivitas.

Oleh karena itu, Kemenag akan melakukan sejumlah kebijakan afirmatif, terutama kepada madrasah swasta dan satuan pendidikan keagamaan yang masih kurang beruntung untuk mendapatkan prioritas bantuan dan sentuhan program lainnya.

"Ini tentu menjadi tantangan berat bagi Kemenag mengingat secara populasi, 95 persen jumlah madrasah dan satuan pendidikan di bawah Kemenag adalah swasta," katanya.

Baca Juga: Kitab Tib Beraksara Jawi Jadi 'Apotik' Wabah Masa Lampau

Melalui prioritas bantuan dan sentuhan program tersebut, Menag Fachrul Razi berharap semua lembaga madrasah menjadi lebih adaptif dengan kondisi new normal saat ini.

Menag juga mengingatkan semua pihak bahwa satuan pendidikan di bawah Kemenag adalah entitas satuan pendidikan yang cukup besar. "Sekitar 10 juta peserta didik belajar ada di sana,"kata dia.

Nah, untuk memajukan pendidikan yang bermutu maka tidak ada cara lain kecuali harus berkolaborasi demi masa depan anak-anak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini