Penyeberangan Utama Irak-Arab Saudi Kembali Dibuka Setelah Puluhan Tahun Tutup

Agregasi VOA, · Kamis 19 November 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 18 2312321 penyeberangan-utama-irak-arab-saudi-kembali-dibuka-setelah-puluhan-tahun-tutup-RVP80kqhjM.jpg Perlintasan Arar antara Arab Saudi dan Irak. (Foto: Reuters)

BAGHDAD - Penyeberangan utama antara Irak dan Arab Saudi yang telah ditutup selama tiga puluh tahun dibuka kembali untuk perdagangan kedua negara pada Rabu (18/11/2020). Pembukaan itu dilakukan oleh Duta Besar Arab Saudi Untuk Irak Abdulaziz Khalid yang memotong pita bersama Menteri Dalam Negeri Irak.

Pintu penyeberangan Arar ditutup pada awal 1990-an, pasca invasi Irak ke Kuwait, yang memicu memburuknya hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Irak. Hubungan diplomatik kedua negara baru pulih kembali pada 2015.

BACA JUGA: Arab Saudi Buka Kembali Kedutaan di Irak

Hingga saat ini pintu penyeberangan Arar itu hanya dibuka satu kali setahun, yaitu ketika pelaksanaan ibadah Haji.

Pembukaan kembali pintu penyeberangan ini mencerminkan langkah maju yang signifikan menuju hubungan dan kerja sama ekonomi Arab Saudi dan Irak yang lebih kuat dan dalam, demikian diwartakan VOA.

BACA JUGA: Serangan AS Tewaskan Komandan Elite Iran, Arab Saudi Minta Semua Pihak Menahan Diri

Pejabat-pejabat Iran berharap pembukaan kembali pintu perbatasan Arar, yang terletak di selatan Kota An Nukhaib, di Provinsi Anbar, Irak, akan mendorong aktivitas perdagangan yang sangat dibutuhkan untuk memajukan perekonomian Irak.

Bagi warga Anbar yang mayoritas dihuni oleh warga Islam-Sunni, peningkatan aktivitas perdagangan dengan negara kerajaan itu juga berarti potensi lapangan kerja baru.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini