Belum Terima Surat Covid-19, Polisi Tetap Periksa Bupati Bogor Ade Yasin Jumat Besok

Agus Warsudi, Koran SI · Kamis 19 November 2020 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 525 2312206 belum-terima-surat-covid-19-polisi-tetap-periksa-bupati-bogor-ade-yasin-jumat-besok-BkZhpyFJD2.jpg foto: Okezone

BANDUNG – Polda Jawa barat hingga saat ini belum menerima surat resmi medis yang menyatakan Bupat Bogor Ade Hasanah Yasin atau Ade Yasin positif terpapar Covid-19. Karena itu, Bupati Bogor Ade Yasin tetap dijadwalkan diperiksa pada Jumat (20/11/2020).

(Baca juga: Ridwan Kamil, Ade Yasin hingga Habib Muchsin Diperiksa Bareskrim Hari Jumat)

Pemeriksaan dengan agenda klarisifikasi dilakukan untuk menguak duduk persoalan sehingga terjadi kerumunan massa dalam acara yang dihadiri Habib Rizieq Shihab pada Jumat 13 November 2020 lalu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, terkait kabar Bupati Bogor Bogor Ade Yasin terpapar virus Corona, Polda belum menerima surat res dari gugus tugas atau rumah sakit setempat.

(Baca juga: Polda Jabar Bidik Pelanggaran Prokes Acara Habib Rizieq di Markaz Syariah)

"Kami belum terima surat dari gugus tugas di Bogor atau Rumah sakit disana terkait Bupati positif Corona. Kami tunggu," kata Kabid Humas di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (19/11/2020).

Kombes Pol Erdi mengemukakan, surat pemanggilan klarifikasi telah dikirimkan oleh penyidik Polda Jabar pada Rabu (18/11).

"Surat pemanggilan untuk klarifikasi atas kegiatan Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor sudah kami kirimkan kemarin," ujar Erdi.

Menurutnya, jika surat resmi yang menyatakan Bupati Ade Yasin positif Covid-19, penyidik di Polda Jabar, akan menunda pemeriksaan, sampai yang bersangkutan sehat.

"Pemeriksaan yang dilakukan, untuk mengetahui adanya pelanggaran protokol kesehatan, dalam kegiatan Rizieq. Selain Bupati, ada beberapa orang lainnya yang akan diperiksa," tuturnya.

Selain Bupati Bogor, kata Kombes Pol Erdi, terdapat sembilan orang lain yang dimintai keterangan untuk klarifikasi, meliputi perangkat daerah, panitia penyelenggara, dan orang-orang yang terlibat dalam kegiatan Rizieq di Megamendung.

"Yang diperiksa selain Bupati Bogor Ade Yasin dan Gubernur Jabar Ridwna Kamil, camat, Kasatpol PP, panitia penyelenggara, kepala desa, ketua RT dan sekda, termasuk Bhabinkamtibmas," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini