Peringatan Hari Vasektomi Sedunia di Masa Pandemi Covid-19

Agustina Wulandari , Okezone · Jum'at 20 November 2020 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 1 2312951 peringatan-hari-vasektomi-sedunia-di-masa-pandemi-covid-19-DjDhFlKshG.jpeg Foto : Dok.BKKBN

Saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19 yang kemudian berdampak pada seluruh aspek kehidupan termasuk penyelenggaraan pelayanan Keluarga Berencana (KB). Berdasarkan data statistik rutin Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), sampai dengan bulan September tahun 2020 capaian peserta KB baru (PB) jauh dari target yang diharapkan, dimana capaian PB didapatkan sebesar 505.658 (6,7%) dari target yang ditetapkan.

Pelayanan KB Metode Operasi Wanita (MOW) secara khusus juga masih mengalami hambatan dimana sampai dengan bulan September baru tercapai sebesar 8.391 dari target yang ditetapkan atau baru sekitar 21,33% sedangkan untuk pelayanan KB Metode Operasi Pria (MOP) atau yang dikenal dengan istilah vasektomi baru tercapai 463 dari target yang ditetapkan atau baru sekitar 8,77%. Selain itu perlu juga dilakukan peningkatan kesertaan KB modern (mCPR) dari 57,2% (SDKI 2017) menjadi 61,78 sesuai target tahun 2020 dan penurunan angka unmet need dari 10,6% (SDKI 2017) menjadi 8,60% sesuai target tahun 2020.

Pada masa pandemi ini terdapat beberapa tantangan dalam pelayanan KB diantaranya keterbatasan akses terhadap pelayanan di fasilitas kesehatan, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai dan memenuhi standar bagi petugas pelayanan KB, serta pelayanan KB pada situasi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dengan memperhatikan protokol kesehatan. Adanya pandemi Covid-19 juga berdampak pada peningkatan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) di beberapa wilayah sebagai akibat dari penurunan kesertaan KB dan peningkatan angka putus pakai kontrasepsi.

Pada situasi AKB, pencapaian program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) di Indonesia sangat ditentukan oleh kesertaan masyarakat terutama Pasangan Usia Subur (PUS) dalam ber-KB. Disamping peningkatan jumlah PB, komitmen dari Peserta KB Aktif (PA) juga perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan peningkatan angka putus pakai dalam ber-KB. Hal tersebut tentunya perlu didukung dengan sarana dan prasarana pelayanan KB yang memadai serta tenaga pelayanan KB yang kompeten.

BKKBN telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam upaya meningkatkan kesertaan KB melalui berbagai kegiatan momentum seperti Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA) dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Bulan Pelayanan MKJP pada peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia. Salah satu kegiatan momentum yang penting untuk kembali meningkatkan kesertaan KB pada masyarakat adalah peringatan Hari Vasektomi Sedunia.

Hari Vasektomi Sedunia adalah acara tahunan untuk meningkatkan kesadaran global akan vasektomi sebagai solusi yang berorientasi pada pria untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Peringatan Hari Vasektomi Sedunia diharapkan dapat mempromosikan keterlibatan laki-laki dalam kesehatan seksual dan reproduksi, mendukung penyediaan provider vasektomi, menjalin kerjasama dengan lembaga kesehatan masyarakat, dan menggabungkan cerita tradisional dengan media interaktif untuk mendidik masyarakat dan meningkatkan permintaan akan vasektomi.

Peringatan Hari Vasektomi Sedunia dimulai pada tahun 2013 di Adelaide, Australia hingga saat ini. Indonesia pernah menjadi tuan rumah dalam peringatan Hari Vasektomi Sedunia pada tahun 2015 yang diselenggarakan di Provinsi Bali. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia mendukung dan berkontribusi aktif dalam peningkatan peran pria dalam ber-KB.

Keterlibatan negara-negara di dunia terus meningkat setiap tahunnya dalam peringatan Hari Vasektomi Sedunia. Pada tahun 2020, peringatan Hari Vasektomi Sedunia dilakukan dengan serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 14-20 November 2020 dengan 1000 provider yang berpartisipasi di lebih dari 30 negara untuk melakukan lebih dari 20.000 vasektomi dalam seminggu.

BKKBN ikut ambil bagian dalam peringatan Hari Vasektomi Sedunia dengan melakukan serangkaian kegiatan peningkatan kesertaan KB MOW dan MOP serta melakukan promosi melalui lomba foto pelayanan KB MKJP dan video-blogging (vlog) yang berdurasi 1 (satu) menit dalam rangka memperingati Hari Vasektomi Sedunia. Adapun peringatan Hari Vasektomi Sedunia mengusung tema “Satukan Tekad, Indonesia Sehat dengan Hidup yang Terencana” dengan sub tema “Saatnya Pria Berencana Untuk Keluarga Berkualitas” dengan harapan seluruh komponen masyarakat khususnya pria dapat berkontribusi aktif dalam mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Pelayanan KB dalam rangka Hari Vasektomi Sedunia difokuskan pada pelayanan kontrasepsi mantap yaitu pelayanan KB MOW / Tubektomi dan pelayanan KB MOP / Vasektomi dengan target total sebesar 10.500 akseptor. Adapun rincian target untuk MOP adalah sebanyak 552 akseptor dan target MOW adalah sebanyak 9.948 akseptor. Rangkaian bulan pelayanan kontrasepsi mantap ini diselenggarakan sejak tanggal 26 Oktober sampai dengan 30 November 2020. (CM)

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini