Soal Sanksi Ridwan Kamil, Sekda Kabupaten Bogor Bakal Rapat Evaluasi

Agung Bakti Sarasa, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 525 2313370 soal-sanksi-ridwan-kamil-sekda-kabupaten-bogor-bakal-rapat-evaluasi-fsIZ736ITW.jpg Sekda Bogor, Burhanudin. (Foto : Sindo/Agung Bakti Sarasa)

BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin menyatakan, akan menggelar rapat evaluasi menanggapi sanksi yang akan diberikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil akan memberikan sanksi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terkait kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, pada Jumat (13/11/2020).

Hal itu dikatakan Burhanudin seusai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Diskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jabar, di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (20/11/2020).

"Insya Allah kami akan tindak lanjuti, hari Senin kita rapat evaluasi, baik yang kemarin terjadi maupun hal yang rutin," ujar Burhanudin.

Meski begitu, Burhanudin mengaku, belum mengetahui sanksi apa yang akan diberikan Ridwan Kamil kepada Pemkab Bogor. Namun yang pasti, kata dia, hal itu akan diketahui setelah pihaknya menggelar rapat evaluasi.

"Nanti kita lihat hasil rapatnya karena sanksi itu ada teguran lisan sampai denda. Saya tidak tahu, sampai hari ini tidak tahu (sanksi) gubernur seperti apa," tuturnya.

Disinggung mengapa pihaknya tidak melakukan upaya pencegahan kegiatan HRS yang menimbulkan kerumunan massa dan akhirnya jadi sorotan publik itu, Burhanudin menjawab, saat peristiwa itu terjadi, dirinya tidak berada di lapangan.

Meski begitu, kata dia, berdasarkan informasi yang diterimanya, massa pendukung HRS dalam kegiatan di Megamendung lebih dari 3.000 orang. Dia menduga, pencegahan kerumunan tidak dilakukan dengan pertimbangan keamanan yang dikhawatirkan terjadi benturan.

"Karena info dari lapangan, massa itu pendatang. Kalau massa setempat itu hanya dadah dadah (melambaikan tangan), langsung masuk lagi, infonya bukan massa dari daerah situ," ucap Burhanudin.

Ia juga tidak menjawab pasti saat disinggung soal upaya pencegahan, seperti negosiasi yang dilakukan Pemkab Bogor.

"Mungkin ya, Kapolres, Satpol PP dari mulai Kamis malam atau mungkin Rabu siang sudah dilakukan upaya-upaya, kalau saya di kantor," katanya.

Lebih lanjut Burhanudin mengatakan, sesuai intruksi yang diterimanya, pihaknya sudah melakukan pengetesan, termasuk pelacakan kontak erat kepada warga di dua desa tempat berlangsungnya kegiatan yang dihadiri HRS tersebut, yakni Desa Sukagalih dan Kuta, Kecamatan Megamendung.

"Kemarin saya juga turun ke lapangan memantau dipimpin oleh kadinkes, dua hari dengan hari ini. Saya tidak tahu sampai hari ini blm ada laporan, jadi itu terhadap masyarakat di situ, khawatir kejadian itu ada dampaknya," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Burhanudin juga mengatakan, secara umum, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor masih mengkhawatirkan. Oleh karenanya, dia memohon kepada semua elemen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Sebetulnya bukan hanya organsisasi, tapi semua lapisan masyarakat harus menahan diri, semuanya. Kabupaten Bogor orang weekend ke Puncak itu enggak bisa tidur, polisi, TNI itu kasian, mereka jadi piket, tolonglah semua pihak mematuhi hingga ini berlalu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menegaskan akan memberikan sanksi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor terkait dengan acara Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Diperiksa 10 Jam, Sekda Bogor Dicecar 50 Pertanyaan Terkait Kerumunan Habib Rizieq

"Saya akan beri sanksi ke Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bogor saya minta berikan sanksi ke panitia, karena bawa banyak dampak," ujar Kang Emil sapaan akrabnya, usai memberikan klarifikasi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga : Acara Habib Rizieq, Ridwan Kamil Beri Sanksi ke Pemkab Bogor

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini