Tim Pelajar Indonesia Raih 3 Medali di Olimpiade Standardisasi Internasional

Neneng Zubaidah, Koran SI · Jum'at 20 November 2020 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 65 2313185 tim-pelajar-indonesia-raih-3-medali-di-olimpiade-standardisasi-internasional-tAX8RAtMOQ.jpg Pelajar Indonesia berhasil meraih tiga medali di ajang Olimpiade Standarisasi Internasional. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Tim pelajar Indonesia kembali menorehkan tinta emas prestasi. Mereka berhasil meraih tiga medali perunggu pada Olimpiade Standardisasi Internasional ke-15 (The 15th International Standards Olympiad) yang dilakukan daring dan diikuti oleh lima negara.

Ajang Olimpiade Standardisasi Internasional ke-15 (The 15th International Standards Olympiad) yang diselenggarakan oleh Korean Agency for Technology and Standards (KATS) bekerja sama dengan Korean Standards Assosiation (KSA) pada 17–19 November 2020.

Kompetisi dilakukan secara daring dan tim pelajar Indonesia menyabet 3 medali bronze dan 1 ISO Special Award.

Baca Juga: Empat Perguruan Tinggi Sepakati Kuatkan Implementasi Kampus Merdeka

Tim Merah Putih pelajar dari MAN Insan Cendikia Gorontalo mendapatkan ISO Special Award. Adapun Tim Garuda dari MAN Insan Cendikia Gorontalo, Tim Revolutionaries dari SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, dan Tim Whizzo dari SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya masing-masing mendapatkan Bronze Medal.

Tahun ini, Olimpiade Standardisasi Internasional diikuti oleh 5 negara yaitu Korea, Indonesia, Tiongkok, Singapura dan Kenya dengan pembagian kategori middle school, diikuti oleh 19 tim dan high school, diikuti oleh 20 tim. Seluruh wakil Indonesia berkompetisi di level high school.

Baca Juga: Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan Vokasi Hadapi Tantangan Industri

Badan Standardisasi Nasional (BSN) selaku lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas untuk membina dan mengembangkan kegiatan standardisasi di Indonesia telah memilih dan membimbing tim yang mewakili Indonesia di ajang Olimpiade Standardisasi Internasional ke-15.

“Tahun ini proses persiapan, pembimbingan tim terpilih, dan seluruh tahapan olimpiade dilakukan secara online. Ini hal yg baru dan menantang. Dengan segala keterbatasan yang ada, hasil yang diperoleh sangat luar biasa,” ujar Kepala Pusat Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia BSN, Yopi melalui siaran pers, Jumat (20/11/2020),

Sementara empat tim yang mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut merupakan hasil seleksi BSN berdasarkan sekolah yang memenangkan Kompetisi Standardisasi Nasional tahun lalu.

Baca Juga: Pendataan Kependudukan di Desa Jadi Mudah Pakai Excel Dashboard Buatan ITS

Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, tahun ini BSN tidak menyelenggarakan Kompetisi Standardisasi Nasional. Masing-masing sekolah lalu mengadakan seleksi mandiri untuk tim yang dipilih.

Selanjutnya sejak September 2020, BSN telah melakukan bimbingan selama 3 kali terhadap tim yang akan mewakili Indonesia tersebut.

Yopi menerangkan, prestasi pelajar ini menunjukan, Tim Indonesia dari SMA St. Louis 1 Surabaya dan MAN Insan Cendikia Gorontalo memiliki pemahaman baik menyangkut Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini