Viral di Media Sosial, Ibu Ini "Tancap Gas" Bakar Lemak Sehari Setelah Melahirkan

Susi Susanti, Koran SI · Senin 23 November 2020 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 18 2314716 viral-di-media-sosial-ibu-ini-tancap-gas-bakar-lemak-sehari-setelah-melahirkan-LJ5K1Wt9pX.jpg

OSLO - Tak butuh waktu lama bagi Helena Vabo Thorsen, 33 untuk kembali berolahraga. Hanya selang satu hari setelah melahirkan anak ketiganya, dia langsung berolahraga.

Dia pun langsung menjadi sensasi dan viral di media sosial (medsos) setelah videonya memerlihatkan kehidupannya yang penuh dengan aksi olahraga. Mulai dari kehidupan keluarganya hingga video olahraga dengan anak-anak.

Helene dari Oslo, Norwegia, memiliki tiga anak, yakni Milla, 12, Markus, 9, dan Ella yang berusia 10 bulan.

“Saya melahirkan pada Kamis, lalu pulang dari rumah sakit pada Jumat. Malam harinya saya langsung melakukan beberapa latihan di ruang tamu. Lalu saya kembali ke gym pada hari Senin berikutnya,” terangnya.

(Baca juga: Kanselir Jerman Khawatir Negara Miskin Tidak Dapat Akses Vaksin Covid-19)

Dia mengatakan tubuhnya sudah terbiasa aktif dan berolahraga sejak lama. Jadi, dia merasa ada yang kurang jika tidak berolahraga. Olahraga yang dilakukan pun mulai dari yang sederhana.

Bagi wanita yang mulai kembali berolahraga setelah melahirkan, dia merekomendasikan untuk memulai dari yang kecil dan membangun.

“Lebih baik memulai dari yang kecil dan lebih awal daripada menunggu dan menjadi besar. Mulailah dengan latihan inti / panggul kecil, tambahkan band, rowing, face pulls, small air squatspita, dan meningkatkan perlahan,” ujarnya.

Dia menjelaskan siapa pun dapat berolahraga dengan anak-anak mereka. Bahkan dia menyarankan jika peralatan bayi bisa diubah menjadi peralatan olahraga.

“Saya menggunakan kursi dorong dalam beberapa latihan saya atau menggendong bayi untuk orang lain. Tapi yang paling sering, anak bungsu saya duduk di kereta dorongnya atau jatuh di lantai,” tambahnya.

“Air squat, lunge, step-up, ring-exercise seperti ring row, dips, dan latihan dumbbell bekerja sempurna dengan bayi saat dia ingin duduk di atas saya,” ujarnya.

Bintang Instagram ini mengatakan sebaiknya menghindari gerakan cepat yang membuat kepala anak anak tidak stabil.

“Dan tentu saja, hindari risiko bagi mereka untuk memiliki beban di kepala mereka. Saya tidak benar-benar melakukan angkat beban karena itu bisa membuat anak saya berisiko cedera,” katanya.

Adapun latihan favoritnya yang biasa dilakukan dengan anak-anaknya, yakni lari sejauh 400 meter, rowing, reverse lunges dan push-up.

“Dua anak tertua saya juga senang mengendarai sepeda mereka bersama saya saat saya melakukan sesi lari dengan Ella di kereta dorongnya,” terangnya.

Selain membesarkan ketiga anaknya, Helene juga bekerja sebagai pelatih pribadi dan petugas pemadam kebakaran.

Helena mengaku memiliki “passion” di dunia kebugaran sejak dia berusia 16 tahun. Dia menghabiskan banyak waktu di gym setelah jatuh cinta pada latihan kekuatan.

“Ketika saya berusia 18 tahun, saya mulai bekerja sebagai instruktur di gym lokal saya. Kemudian saya masuk sekolah ilmu olahraga Norwegia. Saya bekerja sebagai pelatih dan pelatih pribadi dari 2005 dan juga pelatih Nordik untuk Les Mills,” terangnya.

Kesukaannya terhadap olahraga juga berawal dari dendam lama. Kala itu, dia sedang berulang tahun dan diejek tentang tubuhnya. Dia pun membalas dendam dengan berolahraga dan berat badannya turun hingga 31 kilogram.

Dia pun meluncurkan akun Instagramnya pada 2012 dan secara teratur memposting video inspirasi olahraga. Termasuk berolaraga bersama ketiga anaknya. Saat hamil, dia pun tetap berolahraga.

“Saya sendirian dengan anak tertua saya selama dua tahun, jadi saya mengerti jika saya ingin menjadi bugar, saya harus membawa mereka. Dan hal-hal baru saja meningkat,” terangnya.

“Hal terbaik adalah saya selalu bisa berolahraga dan tidak pernah ada alasan. Dan tentu saja, anak-anak saya akan belajar jika olahraga adalah gaya hidup,” lanjutnya.

Pada saat hamil ketiga anaknya, Helena juga tidak pernah absen olahraga. Dia selalu berolahraga selama 25 menit sampai satu jam sehari. Dimulai dengan mengangkat kettlebell swing, burpees, steppes, dan air squats.

Selain berolahraga, dia juga mempertahankan pola makan sehat. Biasanya mencakup bubur untuk sarapan. Lalu roti gulung dengan sejenis ham untuk makan siang. Menu makan malam biasanya daging atau ikan dengan nasi atau kentang serta sayuran atau salad.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini