Hari Guru Nasional: Semoga Dapat Bertemu Lagi di Sekolah

Christy Alma, Okezone · Selasa 24 November 2020 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 65 2315175 hari-guru-nasional-semoga-dapat-bertemu-lagi-di-sekolah-VwXxR3IFcl.jpg 24 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Tahukah kalian hari ini Rabu, 25 November 2020 merupakan peringatan Hari Guru Nasional.

Hari Guru Nasional juga bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Lantas apa harapan guru, terutama di masa pandemi Covid-19 ini? Pada masa sulit saat ini harapan gurunya pada intinya meginginkan proses belajar tetap berlangsung.

Baca Juga: Trio Sekawan dari UI Kembangkan Aplikasi KRL untuk Penyandang Tuli

Hal ini seperti disampaikan Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Tarakanita 4 Rawamangun, Jakarta Timur Theresia Riri (25).

Dia begitu berharap semua anak di Indonesia dapat tetap belajar dengan baik dan tetap semangat meskipun dalam masa pandemi seperti ini.

Baca Juga: Viral! Manager Lulusan S2 dan Sudah Haji Resign Jadi Tukang Balon Keliling

“Jangan putus asa dalam pembelajaran jarak jauh yang dilakukan di setiap sekolah. Semoga masa pandemi yang sedang kita alami cepat berlalu dan kita semua dapat bertemu lagi di sekolah, semangat!,” ujar Riri, Selasa (24/11/2020)

Sementara Dikutip dari laman Kemendikbud tema Hari Guru Nasional ke-75 2020 yaitu, “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar”.

Makna dari logo Hari Guru Nasional 2020 menggambarkan semangat belajar yang tetap menyala di tengah kondisi pandemi saat ini.

Baca Juga: Halo Mahasiswa, Sudah Siap Kembali Kuliah Tatap Muka Mulai 2021?

Elemen-elemen desain yang terdiri dari figur pak guru, ibu guru, serta siswa dan siswi yang digambarkan sedang memakai masker, tampak dinamis dan ceria dalam menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Pemanfaatan teknologi digambarkan dengan simbol-simbol wi-fi, laptop, telepon selular, serta aplikasi telekonferensi, yang memiliki relevansi kuat dengan kondisi aktual saat ini sebagai alat penunjang kegiatan belajar mengajar.

Sementara bentuk hati, menggambarkan seluruh komponen pendidikan mulai dari guru, murid, hingga orang tua, yang bersinergi menciptakan semangat belajar yang merdeka dan penuh cinta guna memberikan hasil yang terbaik untuk dunia pendidikan di Indonesia.(Uck)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini