SPBU Meledak di Mentawai, 1 Orang Terluka

Rus Akbar, Okezone · Rabu 25 November 2020 21:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 340 2316216 spbu-meledak-di-mentawai-1-orang-terluka-Gbddd8hSlN.jpg SPBU meledak di Mentawai, Sumatera Barat (Foto: Rus Akbar)

MENTAWAI - SPBU yang berada di Dusun Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat meledak pada Rabu (25/11/2020) sekira pukul 17.00 WIB. Kejadian itu membuat satu orang pengisi bahan bakar ikut tersambar api.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ardiman Saurei yang sedang berada di lokasi menuturkan, ada satu tangki minyak jenis premium meledak kemudian menyambar dua tangki lagi.

“Bahkan, suara ledakan itu sampai radius lima kilometer, dikabarkan satu orang yang merupakan anak buah kapal penyuplai minyak ikut tersabar api,” katanya.

Baca Juga:  Penampakan 3 Rumah Rusak Akibat Ledakan Tabung Gas 12 Kg

Lanjut Ardiman, dikabarkan kebakaran terjadi saat minyak premium menyembur ke luar lalu dan mengenai mesin pompa disitulah terjadi kebakaran. "Sikabaluan sedang mengalami krisis minyak premium dan itu baru datang dari Padang tapi terbakar," katanya.

Sementara korban yang terbakar tadi dilarikan ke puskesmas dan sampai malam ini warga masih melakukan pemadaman.

SPBU diketahui bernama Kompak Satu Harga milik PT. Ekindo Putra Andalas, Arifman, salah seorang ABK (Anak Buah Kapal) Sumber Jaya yang melakukan proses penyalinan BBM jenis bensin dari mobil BBM ke dalam tangki mengatakan api berasal dari mesin pompa minyak.

"Ini disebabkan selang lepas saat mesin pompa hidup sehingga bensin tumpah mengenai knalpot sehingga menimbulkan api dan langsung menyambar tangki BBM yang berisi bensin,” kata Arifman.

Baca Juga:  Kebakaran Gudang BBM di Jambi Diduga Berasal dari Mesin Pompa Air

Menurut Arifman, tangki BBM jenis premium itu ada tiga unit dan saat terjadi kebakaran tersebut baru selesai mengisi dua tangki dengan kapasitas 16.000 ribu liter. "Saat pengisian tangki bensin ketiga itulah yang menyebabkan kebakaran hingga menyambar semua tangki yang ada,” katanya.

Arifman menyebutkan, menurut perkiraan bensin yang sudah sempat tersalin ke dalam tangki BBM yang ada di SPBU sekira 42 ton.

Tak ada mobil pemadam kebakaran di daerah tersebut, semua dilakukan secara manual, hingga berita ini ditulis warga setempat masih menunggu premium yang terbakar habis di tiga tangki tersebut.

Belum ada keterangan dari pihak pengelolah SPBU Kompak Satu Harga Pokai terkait kerugian dari kebakaran yang terjadi. Akibat dari kejadian ini, salah seorang ABK yang membantu penyalinan BBM terluka dan dilarikan langsung ke Puskesmas Sikabaluan.

Sementara pihak dari kepolisian belum memberikan keterangan resmi karena sedang melakukan penyelidikan penyebab kejadian tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini