Cetakan Tak Sempurna, Ribuan Surat Suara Pilkada di Bantul Rusak

Kuntadi, Koran SI · Rabu 25 November 2020 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 510 2316113 cetakan-tak-sempurna-ribuan-surat-suara-pilkada-di-bantul-rusak-MVvt9F8eKx.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANTUL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mulai melakukan penyortiran, dan pelipatan surat suara yang akan digunakan pada Pilkada Bantul 9 Desember 2020 mendatang. Hasilnya, lebih dari 2.000 lembar surat suara ditemukan rusak dan cacat.

Surat suara ini telah diterima oleh KPU Bantul pada pekan ini. Jumlah kiriman dari percetakan sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 704.688 lembar. Selain itu juga ada cadangan 2,5 persen dan 2.000 lembar untuk antisipasi adanya pemungutan suara ulang (PSU).

Baca juga:

Cegah Penyebaran, Satgas Covid-19 Pantau Penyelenggaraan Pilkada

Cegah Covid-19, Mendagri Minta Pemilih Pilkada Langsung Pulang Usai Nyoblos

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, lebih dari 2.000 lembar surat suara yang rusak. Sebagian besar kerusakan diakibatkan proses pemotongan yang tidak presisi. Akibatnya ukurannya tidak sesuai dengan ukuran standar surat suara. Selain itu juga ada yang warnanya buram dan tidak jelas.

“Kekurangan dan kerusakan surat suara ini kita buat dalam berita acara, untuk dikirimkan ke percetakan agar dilakukan penggantian,” katanya Didik kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Terhadap surat suara yang rusak ini, nantinya akan dikumpulkan dan dimusnahkan. Proses pemusnahan dilakukan di depan Komisioner KPU, Bawaslu dan juga kepolisian dan kejaksaan. Ini dilakukan dengan mengacu pada aturan dan regulasi yang ada, agar tidak disalahgunakan.

“Nanti kami musnahkan sesuai aturan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

KPU juga telah mendapatkan logistik lain berupa alat pelindung diri, seperti masker, face shield, sarung tangan maupun hand sanitizer. Logistik ini mulai didistribusikan ke Panitia pemiliha kecamatan (PPK) untuk diteruskan ke PPS dan KPPS. Sedangkan logistik berupa surat suara dan pendukungnya akan didistribusikan pada H-1 pencoblosan.

“Distribusik akan dilakukan pada H-2 agar H-1 semuanya sudah sampai,” katanya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini