Kejam, Ibu Muda Ini Tinggalkan Anaknya Hanya Dengan Beras Tanpa Air dan Listrik

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 26 November 2020 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 18 2316457 kejam-ibu-muda-ini-tinggalkan-anaknya-hanya-dengan-beras-tanpa-air-dan-listrik-qHvlbYrsFg.jpg Seorang ibu yang tega meninggalkan anaknya dalam keadaan kelaparan (foto: Daily Star)

RUSIA - Tetangga tecengang saat mendengar jeritan seorang bocah berusia 10 tahun. Anak yang diketahui bernama Mikhail ini diketahui dikunci dari luar sendirian di flat hanya dengan beras untuk delapan hari dan anjing piaraannya.

Jeritan minta tolong ini dilakukan setelah Mikhail dikunci selama empat hari oleh ibunya di blok apartemen di Peredelkino, Moskow.

Namun dia memohon ke para tetangga agar tidak menelepon layanan darurat karena dia takut akan dikirim ke panti asuhan dan tidak pernah melihat ibunya lagi.

Baca Juga: China Perketat Pemeriksaan Virus pada Kemasan Makanan Impor

Baca Juga: Ibu Bersama 5 Anaknya Terlantar di Hutan Malaysia Setelah Suaminya Meninggal Dunia

Dikutip Daily Star, Mikhail yang kelaparan menceritakan bagaimana sang ibu meninggalkan beras untuknya, namun tidak memberikan air untuk memasaknya. Saat itu, sang ibu beralasan akan mengajak jalan anjing-anjing piaraan mereka.

Saluran listrik dan air terputus, sehingga dia tidak bisa memasak beras itu. Apartemen itu juga dipenuhi dnegan kecoa.

Tetangga memberikan makanan dan jus kepadanya dari balkon di flat di atas. Tapi ketika ibunya tidak kembali keesokan harinya, mereka menelepon layanan darurat karena takut akan nyawa bocah itu. Petugas pun datang dan langsung mendobrak pintu flat itu. Mikhail pun dibawa ke rumah sakit.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana anak itu bisa bertahan hidup selama lima hari di sana,” kata tetangganya Dmitry.

“Ada banyak kecoak, lalat di mana-mana, bau yang menyengat. Itu adalah kekacauan total tanpa aliran listrik dan makanan dan air,” tambahnya.

Para tetangga juga mengatakan Mikhail sangat menyayangi ibunya. Ayah bocah itu diketahui meninggal dua tahun lalu.

Akibat perbuatannya ini, sang ibu, Natalya Azarenkova, 31, telah ditahan polisi Rusia. Polisi menahan ibunya saat berjalan-jalan dengan anjingnya. Sang ibu mengklaim telah meninggalkan cukup beras selama dua hari. Dia pun mengaku sedang berkumpul bersama teman-temannya saat meninggalkan anaknya. Namun belum diketahui alasannya mengapa dia meninggalkan anaknya hingga delapan hari.

“Saya membutuhkan putra saya, saya ingin memperbaiki segalanya,” ujar sang ibu saat diinterogasi polisi.

Laporan polisi mengatakan sang ibu kemungkinan besar akan menghadapi hukuman penjara dan hak pengasuhan anak yang dimilikinya akan dicabut.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini