Siram Pacar dengan Air Panas, Wanita Ini Dipenjara 4 Tahun

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 26 November 2020 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 18 2316889 siram-pacar-dengan-air-panas-wanita-ini-dipenjara-4-tahun-abeO803YID.jpg Ilustrasi (foto: istimewa)

SINGAPURA - Zareena Begum P A M Basheer Ahamed, 50, tidak menyangka dirinya akan dipenjara selama empat tahun karena aksi menyiram air panas ke pacarnya.

Insiden ini terjadi saat Zareena mencurigai pacarnya berselingkuh. Namun dia mengklaim semua ini adalah kecelakaan, bukan tindakan yang disengaja. Air panas dari cangkir tumpah ke tubuh korban saat dia menarik lengannya.

Karena tidak terima dengan hukuman itu, dia akan mengajukan banding atas dakwaan dan hukuman tersebut.

Sementara itu, korban diketahui menderita luka bakar tingkat dua dan tiga di atas 12 persen dan dirawat di rumah sakit selama 26 hari, menjalani tiga prosedur pembedahan termasuk cangkok kulit.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Perburuk Momok Kekerasan Seksual

Baca Juga: Jadi Korban KDRT, Ibu Tiga Anak di Bandar Lampung Polisikan Suami

Dia mengatakan rasa sakit itu membuatnya ingin mengakhiri hidupnya. Luka bakar ini juga akan menyebabkan jaringan parut permanen.

Dikutip Channel News Asia, korban mengatakan itu adalah rasa sakit terparah yang dia rasakan dalam hidupnya.

Ketika dia bertanya kepada Zareena mengapa dia melakukan itu, dia menjawab dirinya telah mengurusnya dengan benar. Sang pacar pun harus meminta selingkuhannya itu untuk menyediakan lidah buaya untuknya.

Setelah insiden itu, korban tidak dapat bekerja selama sekitar enam bulan. Kepercayaan dirinya pun “drop” karena dipengaruhi bekas lukanya.

Jaksa penuntut mengatakan ini adalah pukulan telak dari Zareena yang sangat marah dan ingin memberi pelajaran yang tidak akan pernah dilupakan sang pacar.

Jaksa penuntut pun meminta setidaknya lima tahun penjara, dengan tambahan tiga bulan sebagai pengganti cambuk. Sedangkan pembela meminta hukuman dua tahun.

“Saya berpandangan bahwa hukuman empat tahun penjara akan sebanding dengan kesalahan dan kriminalitas tindakan terdakwa dan menjadi hukuman yang cukup,” kata hakim.

“Mengingat hukuman penjara yang saya tetapkan, tidak perlu menerapkan hukuman penjara tambahan sebagai pengganti cambuk,” tambahnya.

Diketahui, Zareena menjalin hubungan dengan korban, pria yang sudah menikah, pada 2006. Mereka berselingkuh selama 11 tahun dan pria itu berjanji untuk menikahinya. Tetapi pada 2015, dia mencurigainya berselingkuh setelah dia melihatnya dengan wanita lain.

Zareena mengundang korban ke rumahnya pada Juli 2017. Saat itu, dia membaca pesan dari wanita lain di telepon seluler milik pacarnya ketika sang pacar sedang tidur. Dia merebus air panas, menuangkan ke gelas, dan menumpahkannya ke selangkangan korban saat dia tertidur.

Zareena dibebaskan dengan jaminan menunggu banding. Sebetulnya dia dia bisa saja dipenjara seumur hidup, atau dipenjara hingga 15 tahun dan didenda karena secara sengaja menyebabkan luka yang sangat parah oleh zat yang dipanaskan. Namun dia tidak bisa dicambuk karena dia seorang wanita.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini