Mengapa ITB Tidak Masuk PTN Informatif KI Pusat?

Vitrianda Hilba Siregar, · Kamis 26 November 2020 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 65 2316428 mengapa-itb-tidak-masuk-ptn-informatif-ki-pusat-BQ9ocq0z1P.jpg Anugerah Komisi Informasi (KI) Pusat 2020. (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Indonesia berhasil meraih award PTN Informatif dari penilaian Komisi Informasi (KI) Pusat 2020.

Namun dari deretan PTN keren tersebut, tidak ada kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Sementara tetangganya Universitas Pandjajaran (Unpad) Bandung berhasil meraih award.

Baca Juga: Pahlawan di Masa Pandemi: Guru dan Tenaga Kesehatan Paling Berjasa

Unpad meraih peringkat tiga sebagai PTN kategori 'Informatif' pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2020 yang digelar Komisi Informasi Pusat RI.

Pada pengumuman yang dilakukan secara virtual, Unpad meraih poin sebesar 94,03 dan berhasil menempati peringkat ketiga setelah Universitas Gadjah Mada pada peringkat pertama dan Universitas Brawijaya pada peringkat kedua.

Baca Juga: Tertular Corona dari Roommate, Mahasiswa Ini Terpaksa Isolasi Diri di Indekos

Tahun ini, PTN Unpad berhasil masuk kategori “Informatif” setelah sebelumnya berada pada kategori “Menuju Informatif” pada 2019.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan. Loncatan ini menunjukkan bahwa publik bisa akses informasi dari Unpad,” ujar Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti, Kamis (26/11/2020).

Dia menjelaskan, PTN Unpad telah berkomitmen melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang diwujudkan dalam bentuk pelayanan keterbukaan informasi publik.

Hal ini menjadi indikator bahwa Unpad sebagai PTN Badan Hukum telah melaksanakan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik. “Artinya kualitas pelayanan kita semakin baik dan dapat diakses,” imbuhnya.

Baca Juga: KRI Jadi Wadah Adu Tangkas dan Inovasi Mahasiswa Bidang Teknologi

Acara penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik 2020 ini dihadiri langsung Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin secara virtual.

Dalam sambutannya Wapres mengatakan, keterbukaan informasi publik merupakan hal strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan bebas korupsi.

Wapres juga mengapresiasi atas kinerja Badan Publik yang berhasil masuk pada kategori “Informatif”.

Sementara itu Ketua KI Pusat Gede Narayana mengatakan, memasuki 10 sejak pelaksanaan UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik masih banyak Badan Publik (BP) yang belum patuh melaksanakannya.

Belum maksimalnya kepatuhan BP terhadap pelaksanaan keterbukaan informasi publik yang sudah wajib dilaksanakan sejak 2010 itu, tampak jelas terlihat dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan BP yang dilaksanakan oleh KI Pusat tahun 2020.

Gede memaparkan hasil monev keterbukaan BP, bahwa dari 348 BP yang dimonitoring sepanjang tahun 2020, mayoritas 72,99 persen (254 BP) masih sangat rendah kepatuhan dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik, yaitu 17,53 persen (61 BP) hanya masuk katergori Cukup Informatif, 13,51 persen (47 BP) Kurang Informatif dan 41,95 persen (146 BP) Tidak Informatif.

Berikut PTN Peraih Award PTN Informatif KI Pusat

 1. Universitas Gadjah Mada (96,74)

2. Universitas Brawijaya (95,53)

3. Universitas Padjadjaran (94,03)

4. Universitas Negeri Malang (93,00)

5. Institut Pertanian Bogor (92,41)

6. Universitas Lampung (91,75)

7. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (91,57)

8. Universitas Udayana (91,53)

9. Universitas Indonesia (90,18).

   (Arif Budianto)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini