Takut Rapid Test, Petugas TPS Ini Pingsan

Eddie Prayitno, iNews · Jum'at 27 November 2020 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 512 2317375 takut-rapid-test-petugas-tps-ini-pingsan-BF2Avspnit.png Petugas pengawas TPS takut di-rapid test. (Foto: tangkapan layar)

KENDAL - Ada yang menarik saat pelaksanaan rapid test kepada 2.242 petugas pengawas tempat pemungutan suara (TPS) di Kendal, Jawa Tengah. Banyak peserta yang takut saat akan diambil darahnya untuk diperiksa apakah terkonfirmasi virus covid atau tidak.

(Baca juga: KPK Tangkap Edhy Prabowo, Dewi Tanjung: Novel Baswedan Bekerja Tidak Profesional!)

Selain itu, ada juga yang menolak diambil darahnya dan harus dirayu teman serta petugas kesehatan agar berani. Ada juga yang tidak berani melihat jarum suntik saat akan ditusukan ke lengannya. Bahkan ada juga yang justru pingsan terlebih dahulu saat akan diambil darahnya karena ketakutan.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kendal Sri Wahyuning mengatkan, bagi yang reaktif akan dilakukan tes swab. “Jika nantinya ada yang terkontiminasi positif Covid-19, maka yang bersangkutan akan menjalani karantina mandiri,” kata Sri, Jumat (27/11/2020).

Ditambahkan Sri, untuk petugas pengawas TPS yang tidak bisa melakukan rapid test pada hari dan jadwal yang sudah ditetapkan, maka diminta untuk melakukan tes secara mandiri. “Bawaslu akan melakukan kordinasi dengan Dinas Kesehatan Kendal untuk menyiapkan lokasi rapid tes kepada mereka yang belum melaksanakan pemeriksaan,” katanya.

(Baca juga: Puluhan Ormas di Jakarta Siap Pasang Badan untuk Anies Baswedan) 

Untuk diketahui, rapid test dilakukan Bawaslu Kabupaten Kendal kepada pengawas TPS yang akan melakukan pengawasan pilkada serentak. Langkah ini untuk memastikan bahwa pengawas TPS sehat dan bebas dari Covid-19.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini