Janda Cantik Tilep Uang Arisan Miliaran Rupiah, Korbannya Polisi hingga Istri Dewan

INews.id, · Jum'at 27 November 2020 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 610 2317349 janda-cantik-tilep-uang-arisan-miliaran-rupiah-korbannya-polisi-hingga-istri-dewan-NgYGpNmsLZ.jpg Foto: iNews

OKU - Sejumlah perempuan menyambangi Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan karena telah menjadi korban dugaan penipuan arisan online. Mereka melaporkan pengelola sekaligus owner arisan online tersebut berinisal L T (21), yang kini keberadaannya bak ditelan bumi.

(Baca juga: Tegang! Laskar FPI Hadang Prajurit TNI di Rumah Habib Rizieq)

Oza Lorenca, salah satu korban mengatakan, uang senilai puluhan hingga ratusan juta rupiah milik anggota yang disetorkan diduga telah dilarikan oleh LT  yang berstatus seorang janda warga Kampung Sawah, Kecamatan Muaradua, OKU Selatan .

“Hingga saat ini sudah 50 orang korban arisan online membuat laporan ke Polres OKU Selatan. Sementara diperkirakan kerugian yang dialami anggota arisan online mencapai miliaran rupiah namun keberadaan owner arisan online L T belum diketahui keberadaannya,” kata Oza Lorenza, Jumat (27/11/2020).

(Baca juga: Abu Bakar Ba'asyir Dilarikan ke RSCM, Keluarga: Mohon Doa Supaya Abah Sembuh)

Semua korban kata dia, ditawarkan oleh kawannya yang lain yang juga ikut arisan online tersebut. “Untuk meyakinkan anggotanya arisan tersebut diberi kesan amanah on time atau tepat waktu dan tidak sampai macet pembayaran. Serta terdapat seorang pengacara sebagai kuasa hukum owner untuk menangani permasalahan apabila terjadi yang tidak diinginkan,” bebernya.

Sementara para korban meminta agar LT sebagai owner arisan online tersebut dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi secara baik-baik. Namun apabila ini tidak juga diselesaikan dengan secara baik-baik maka para korban arisan online akan menempuh jalur hukum.

“Arisan online ini dilakukan secara group dan jumlah per-group masing-masing terdapat 10 hingga 20 orang orang dan jumlah anggota keseluruhan yang ikut arisan online tersebut mencapai ratusan orang,” ungkapnya.

Semua korban diketahui beragam profesi, seperti istri anggota DPRD, PNS, mahasiswa juga istri dan anggota polisi setempat. Anggota arisan online tersebut bukan hanya warga OKU Selatan, namun juga dari luar daerah seperti Baturaja, Palembang, Lampung, Bengkulu, Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Masing-masing korban yang tertipu ada yang sudah menyetorkan puluhan hingga ratusan juta rupiah ke Lusi Tania sesuai tertera dalam perjanjian bersama di kuitansi yang bermaterai. Para korban sudah mencoba menghubungi LT dan mendatangi rumahnya. Namun kediaman tempat tinggalnya sudah kosong, termasuk kedua orangtua L T ikut pergi bersama pelaku.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu Selatan AKP Promico mengatakan, terkait adanya laporan korban arisan online di Mapolres OKU Selatan, Satreskrim Polres OKU Selatan saat ini sedang mendalami kasus ini.

Dijelaskannya, modus penipuan dan penggelapan ini sudah membuat korbannya menderita kerugian ratusan hingga miliaran rupiah. Para korban sudah menyetorkan uang iuran kepada owner namun pelaku kabur tanpa diketahui jejaknya.

“Dugaan kuat arisan online ini sudah berlangsung sejak setahun lebih dimana para korban selain umumnya warga OKU Selatan ada yang dari luar Sumatera,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini