Kedubes RI di Malaysia Ditutup Pasca-Pegawai Terinfeksi Covid-19

INews.id, · Minggu 29 November 2020 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 18 2318340 kedubes-ri-di-malaysia-ditutup-pasca-pegawai-terinfeksi-covid-19-DqRwWOG4vh.jpg Ilustrasi (Foto: Sindonews)

KUALA LUMPUR - Pelayanan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur ditutup sementara mulai pekan depan. Penutupan dilakukan setelah beberapa pegawai Kedubes terinfeksi Covid-19.

Berdasarkan surat edaran dari KBRI Kuala Lumpur pada Sabtu 28 November 2020, penutupan akan dimulai Senin 30 November 2020 sampai Jumat 4 Desember 2020 untuk dilakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  10 Provinsi Penyumbang Terbanyak Kasus Positif Corona, Jateng Teratas Disusul Jakarta 

Pengambilan surat perjalanan laksana paspor (SPLP) bagi yang telah dilayani tetap berjalan seperti biasa dengan mematuhi protokol kesehatan.

Pengaduan terkait kekonsuleran bisa menghubungi hotline Konsuler +60176688032, terkait keimigrasian menghubungi +603 2116 4028 terkait ketenagakerjaan menghubungi hotline Tenaga Kerja +60176240500 dan aduan lainnya melalui hotline +60175007047.

KBRI mengimbau seluruh WNI untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar ketika dikonfirmasi membenarkan adanya staf yang positif Covid-19. "Memang dari perkembangan yang ada terdapat staf yang positif. KBRI sudah mengambil langkah-langkah melakukan tes usap untuk seluruh staf dan pemberlakuan work from home bagi staf KBRI," katanya.

Baca Juga:  Update Corona 29 November 2020: Positif 534.266 Orang, 445.793 Sembuh dan 16.815 Meninggal 

Untuk pelayanan publik bagi dokumen keimigrasian Jumat lalu (27/11) memang masih dilayani dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Langkah yang linier juga dilakukan disinfektan secara berturut-turut di seluruh ruang di gedung termasuk bagian pelayanan. Evaluasi akan terus dilakukan kembali bagi langkah-langkah berikutnya termasuk bagi pelayanan publik ke depan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini